Wacana WFA di Balikpapan: DPRD Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Prioritas
- 06 Apr 2026 22:42 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan – Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, memberikan tanggapan hati-hati terkait wacana penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan. Ia menekankan bahwa jika kebijakan ini diadopsi, fleksibilitas kerja tidak boleh mengorbankan kualitas pelayanan publik. Yono menjelaskan penerapan WFA harus dilakukan secara selektif.
Menurutnya, instansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan layanan perizinan terpadu satu pintu, tidak akan diberlakukan sistem WFA.
"Untuk instansi yang berkaitan dengan pelayanan langsung, kami tidak akan memberlakukan WFA. Namun, bagi bagian back office yang tugasnya berkaitan dengan pengolahan data, hal itu memungkinkan untuk dikerjakan dari rumah melalui koordinasi dengan badan terkait," ujar Yono.
Lebih lanjut, Yono menyatakan bahwa setiap kebijakan baru yang diterapkan akan melalui masa uji coba dan evaluasi ketat. Pemerintah kota akan memetakan unit kerja mana yang efektif untuk menjalankan WFA tanpa mengurangi kinerja.
"Kami akan melakukan evaluasi secara berkala, misalnya dalam satu bulan. Jika ditemukan bahwa penerapan WFA tidak memberikan manfaat signifikan atau justru menghambat, maka kebijakan tersebut akan ditinjau kembali atau bahkan dihentikan," ucapnya.
Meskipun masih menunggu keputusan resmi dan regulasi teknis dari pemerintah pusat maupun instruksi menteri terkait, Yono mengakui bahwa tren kerja fleksibel ini sudah mulai diuji coba di beberapa kota besar, termasuk DKI Jakarta pada bulan April ini.
Ia berharap, jika nantinya instruksi tersebut turun ke tingkat daerah, strategi penerapannya tetap dikembalikan kepada kebijakan pemerintah kota masing-masing agar relevan dengan kebutuhan lokal.
"Kami masih menunggu keputusan pasti. Strateginya harus matang agar kewajiban pemerintahan tetap berjalan maksimal sementara inovasi sistem kerja tetap bisa dijalankan," ucapnya menutup wawancara dengan RRI.CO.ID.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....