Pengembangan Peternakan Modern Jadi Fokus Koordinasi BRMP dan DPKH Kaltim

  • 12 Jun 2026 16:35 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan peternakan di Kalimantan Timur menjadi fokus kunjungan kerja Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Timur ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur, Rabu 10 Juni 2026. Kunjungan tersebut dipimpin langsung Kepala BRMP Kaltim, Ahmad Subhan bersama tim dan diterima oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DPKH Kalimantan Timur di kantor dinas setempat.

Koordinasi ini dilakukan untuk menyamakan persepsi terkait pelaksanaan program pemerintah pusat di daerah, sekaligus memperkuat mekanisme penyaluran bantuan kepada petani dan peternak agar lebih efektif dan tepat sasaran. Pertemuan juga menjadi wadah untuk menyelaraskan berbagai program prioritas yang akan dijalankan pada tahun mendatang.

Dalam diskusi tersebut, BRMP Kaltim menjelaskan perannya sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah yang bertugas mengawal implementasi program Kementerian Pertanian. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah mekanisme penyaluran bantuan pemerintah melalui sistem elektronik bantuan pemerintah (e-banper) yang akan diterapkan mulai tahun 2026.

Kepala BRMP Kalimantan Timur, Ahmad Subhan, menegaskan bahwa koordinasi yang kuat dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memastikan program bantuan dapat menjangkau kelompok sasaran secara optimal.

“Melalui koordinasi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan pengusulan dan penyaluran bantuan berjalan sesuai ketentuan serta benar-benar menjawab kebutuhan petani dan peternak di daerah. Sinergi pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan program pembangunan pertanian dan peternakan,” ujar Ahmad Subhan.

Dalam pertemuan tersebut juga disepakati alur pengusulan bantuan yang akan melalui tahapan penyuluh kabupaten/kota, proses verifikasi, kapoksi, hingga diteruskan kepada BRMP untuk diajukan ke pemerintah pusat. Mekanisme tersebut diharapkan mampu meningkatkan akurasi data penerima serta mendukung transparansi dalam proses penyaluran bantuan.

Selain membahas bantuan pemerintah, BRMP Kaltim turut mendorong penguatan diseminasi informasi melalui platform e-Kelompencapir. Sarana ini diharapkan menjadi media pertukaran informasi terkait inovasi teknologi, perkembangan harga komoditas, hingga berbagai kondisi lapangan yang dapat mendukung pengambilan keputusan oleh petani dan peternak.

Pada kesempatan yang sama, DPKH Provinsi Kalimantan Timur memaparkan program Pengembangan Desa Korporasi Ternak (PDKT) yang menjadi salah satu program strategis daerah. Program tersebut dirancang untuk mendorong transformasi usaha peternakan rakyat menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan melalui penguatan kelembagaan ekonomi peternak.

“Program PDKT diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha peternak sekaligus memperkuat daya saing sektor peternakan di Kalimantan Timur. Kami berharap program ini dapat memperoleh dukungan lebih luas sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” kata Plt. Kepala DPKH Kalimantan Timur, Fadli.

Sebagai tindak lanjut, BRMP Kaltim dan DPKH Provinsi Kalimantan Timur akan melaksanakan koordinasi lanjutan bersama dinas peternakan kabupaten/kota secara daring. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselarasan informasi, memperkuat implementasi program, serta menjamin bantuan dan kegiatan yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani dan peternak di Kalimantan Timur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....