BRMP dan Dinas Perkebunan Kaltim Perkuat Sinergi Kembangkan Komoditas Strategis
- 12 Jun 2026 16:23 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Timur, Ahmad Subhan, melakukan kunjungan koordinasi ke Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur guna memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan di daerah. Pertemuan tersebut berlangsung bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, Ahmad Muzakkir.
Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya mempererat kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan produktivitas serta keberlanjutan komoditas perkebunan yang menjadi andalan Kalimantan Timur. Berbagai program dan kebutuhan pengembangan sektor perkebunan menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Subhan menjelaskan peran BRMP Kalimantan Timur sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pertanian di daerah yang bertugas menyalurkan berbagai program dan bantuan pemerintah pusat kepada petani. Menurutnya, dukungan yang tepat sasaran akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan pengembangan usaha perkebunan.
“BRMP Kalimantan Timur memiliki peran untuk menjembatani program pemerintah pusat dengan kebutuhan petani di daerah. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi langkah penting agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Ahmad Subhan pada Jumat 12 Juni 2026.
Salah satu agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah usulan bantuan untuk komoditas perkebunan, khususnya benih kelapa dan kakao yang direncanakan untuk mendukung pengembangan perkebunan di Kabupaten Berau. Komoditas tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar dan dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan sektor perkebunan di wilayah tersebut.
Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur menyambut baik program bantuan yang berasal dari pemerintah pusat. Selain itu, pentingnya sinkronisasi data juga menjadi perhatian bersama agar seluruh usulan bantuan dapat terdokumentasi dengan baik dan tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaannya.
“Sinkronisasi data menjadi hal yang sangat penting agar seluruh usulan yang masuk dapat terdata secara baik, saling melengkapi, dan mendukung keberhasilan program pengembangan perkebunan di Kalimantan Timur,” kata Ahmad Muzakkir.
Selain membahas usulan bantuan, BRMP Kalimantan Timur juga mengajak Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur untuk melakukan verifikasi lapangan secara bersama-sama. Langkah tersebut diperlukan guna memastikan kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi aktual di lapangan sebelum bantuan disalurkan kepada kelompok penerima.
Bantuan pemerintah pusat yang direncanakan mencakup penyediaan benih, pupuk, hingga dukungan biaya pembuatan lubang tanam. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat pengembangan komoditas perkebunan unggulan sekaligus meningkatkan produktivitas lahan dan hasil usaha tani perkebunan.
Dengan koordinasi yang terus diperkuat, BRMP Kalimantan Timur dan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur optimistis pengembangan komoditas perkebunan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi petani serta mendorong pertumbuhan sektor perkebunan sebagai salah satu pilar ekonomi Kalimantan Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....