Kaltim Percepat Swasembada Pangan, Fokus Kejar Target LTT Mei 2026
- 08 Mei 2026 11:21 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Upaya mempercepat swasembada pangan berkelanjutan di Kalimantan Timur kembali dikuatkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Swasembada Pangan Provinsi yang digelar di Aula Balai Besar BRMP Kalimantan Timur, Rabu 6 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah percepatan produksi pertanian di seluruh kabupaten dan kota.
Rakor tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Irigasi Pertanian selaku Penanggung Jawab (PJ) Swasembada Kalimantan Timur, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur, Kepala BRMP Kaltim, serta perwakilan dinas pertanian kabupaten/kota se-Kalimantan Timur yang mengikuti secara langsung maupun daring.
Agenda utama rapat adalah penyampaian laporan capaian Luas Tambah Tanam (LTT) masing-masing daerah, mulai dari MT II 2025 hingga realisasi MT II 2026 periode Februari hingga April. Selain itu, juga dilakukan pembahasan pembagian target LTT pusat untuk bulan Mei 2026 seluas 12.018,56 hektare yang dirinci hingga tingkat kecamatan.
Kepala BRMP Kaltim, Ahmad Subhan, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya percepatan penanaman dan ketepatan pelaporan data di lapangan. Ia juga menekankan peran kelompok tani dalam mendukung akurasi data produksi pertanian daerah.
“Percepatan LTT harus terus dilakukan di seluruh wilayah, serta pelaporan melalui Kelompencapir perlu dimaksimalkan agar data yang masuk lebih cepat dan akurat,” ujar Ahmad Subhan.
Selain itu, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Timur memaparkan progres pemerintah provinsi dalam mempercepat penetapan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Kebijakan ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan lahan pertanian di tengah tekanan alih fungsi lahan.
Sementara itu, Direktur Irigasi Pertanian, Liferdi Lukman, memberikan arahan terkait percepatan program strategis Kementerian Pertanian, termasuk penguatan Lahan Baku Sawah (LBS) di Kalimantan Timur. Ia juga meminta daerah untuk segera menurunkan target LTT pusat ke tingkat kecamatan secara terukur.
“Target LTT bulan Mei harus dibreakdown hingga level kecamatan agar pelaksanaannya lebih terarah dan sesuai dengan kondisi lapangan,” ucap Liferdi Lukman.
Pemerintah berharap seluruh daerah di Kalimantan Timur dapat mempercepat masa tanam sesuai target yang telah ditetapkan. Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota diharapkan mampu memperkuat produksi pangan daerah dan mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....