Dua Pekan Sepulang Haji, Dinkes Samarinda Imbau Jemaah Haji Pantau Kesehatan
- 12 Jun 2026 21:23 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mengimbau jemaah haji yang baru tiba dari Tanah Suci untuk tetap memantau kondisi kesehatan selama dua minggu setelah kepulangan. Masa tersebut dinilai penting untuk memastikan kondisi fisik jemaah benar-benar pulih setelah menjalani rangkaian ibadah haji yang menguras tenaga.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Samarinda, Nata Siswanto, menyampaikan hal itu usai mengawal kepulangan jemaah Kloter Embarkasi Balikpapan (BPN) 4 yang telah kembali ke Samarinda, pada Jumat 12 Juni 2026.
Ia menuturkan, secara umum kondisi jemaah cukup sehat, walaupun ada dua orang yang mengalami penurunan kesehatan. Namun, hal tersebut dapat segera diatasi oleh tim medis dan tidak memerlukan tindakan khusus lebih lanjut.
"cuma dua itu, tetapi semua jemaah juga tetap harus menjaga kondisi kesehatannya paling tidak sampai 2 minggu setelah kepulangan ini," kata Nata.
Ia menjelaskan, apabila dalam masa pemantauan tersebut muncul keluhan kesehatan yang dirasa mengganggu, jemaah diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Langkah itu diperlukan agar kondisi kesehatan dapat dipantau dan ditangani lebih cepat.

Mengenai gangguan kesehatan yang paling banyak dialami jemaah, Nata menyebut batuk dan pilek masih menjadi keluhan terbanyak. Kondisi tersebut umumnya dipicu cuaca panas, debu, hingga risiko dehidrasi selama menjalani ibadah haji di Arab Saudi yang memiliki cuaca lebih tinggi dibandingkan Indonesia.
Karena itu, Dinkes Samarinda mengingatkan jemaah agar tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami gangguan kesehatan setelah pulang dari Tanah Suci.
"Kalau ada keluhan yang cukup mengganggu kesehatannya, segera berobat ke fasilitas kesehatan. Jadi kalau ditemukan sesuatu saat pemeriksaan, kita bisa lebih cepat mengobatinya dan tidak menunggu sampai keadaannya lebih parah," ucap Nata, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....