Mengenal Komunitas diTuju, Wadah Kreator Lokal Samarinda
- 21 Jul 2026 13:27 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Seiring dengan perkembangan teknologi, kini banyak anak muda yang lebih banyak tertarik melirik ke dunia kreatif. Kreativitas dibutuhkan untuk menghasilkan ide, karya, atau solusi baru dan bernilai.
Lebih dari sekadar bakat, ini adalah proses mental yang mencakup imajinasi, pemikiran orisinal, dan keberanian untuk memecahkan masalah dengan sudut pandang yang berbeda. Hal ini yang membuat Nurul Ulfa dan Aisyah Fadhilla Riefya berinisiatif mendirikan diTuju Pasar Pagi.
diTuju Pasar Pagi mewadahi teman-teman kreatif di Samarinda yang mempunyai karya untuk dititipkan dan dijual. Karya yang diterima beragam, seperti ilustrasi, rajutan atau crochet dan berbagai macam kreatif lainnya yang unik.
"Nah, kita tampung semua terus kita jual ke teman-teman yang suka barang-barang seperti itu di Samarinda," ucap Nurul Ulfa yang kerap disapa Nuu saat menghadiri obrolan Tonight Corner yang disiarkan di RRI Pro 2 Samarinda, dikutip Selasa 21 Juli 2026.
Uniknya, diTuju dipilih sebagai nama toko kreatif mereka karena mereka mendapatkan kios di Pasar Pagi lantai tujuh, "Sebenarnya kita juga punya namanya diGarasi, tapi fokusnya lebih ke arah workshop biasanya," ucap Aisyah Fadhilla Riefya atau Aii panggilan akrabnya.
Sebelumnya, Nuu dan Aii memiliki usaha masing-masing dengan fokus yang berbeda, namun mereka akhirnya melakukan kolaborasi, "Mumpung masih muda, kita masih punya waktu jadi kita coba running dulu tiga bulan. Kalau misal gagal, kita mau cari kerja lainnya," ucap Aii sedikit terkekeh. Setelah melalui berbagai uji coba, ternyata semakin ditekuni justru semakin banyak dibukakan jalan untuk usaha tersebut semakin sukses.
Lebih dari sekedar lokasi, Nuu berharap diTuju dapat menjadi tujuan bagi warga Samarinda di bidang kreatif. Hal unik lainnya, toko ini baru berdiri sebulan yang lalu, yaitu di tanggal 15 Juni, namun diakuinya sudah ramai peminat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....