Melalui Tari, Budaya Bangsa Tetap Hidup Antargenerasi
- 10 Okt 2025 09:09 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Tari bukan sekadar gerakan tubuh yang mengikuti irama musik. Lebih dari itu, tari adalah wujud ekspresi budaya yang kaya makna, sarat akan nilai-nilai sejarah, adat, dan filosofi. Dalam dunia yang terus berubah, seni tari menjadi jembatan penting dalam menjaga kelestarian budaya dan menyatukan berbagai generasi dari yang muda hingga yang tua dalam semangat kebersamaan dan warisan tradisi.
Menurut Yuliana Wulandari yang merupakan pelatih tari tradisional dan modern, tari adalah media pelestari identitas budaya sekaligus sarana mempererat hubungan sosial antar generasi. “Tari itu adalah sebuah ekspresi budaya yang menyimpan nilai sejarah, adat, dan filosofi. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk masyarakat. Tari menjadi identitas sekaligus mempererat hubungan sosial, melibatkan berbagai usia—dari anak-anak hingga orang tua,” ucapnya dalam program Odah Bekesah Pro 4 RRI Samarinda.
Ia menambahkan bahwa tari membuka ruang dialog antargenerasi. Generasi tua dapat mewariskan teknik, makna, dan nilai sejarah dalam setiap gerakan, sementara generasi muda membawa energi baru melalui kreativitas dan ekspresi yang segar. Sinergi ini menciptakan ekosistem seni tari yang dinamis dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Yuliana juga membagikan berbagai tips kepada pemuda dan pemudi dalam menggabungkan unsur tari tradisional dan modern tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisional. Prosesnya dimulai dari mempelajari gerakan dasar, memahami nilai budaya dan konsep tarian, melakukan latihan secara rutin, serta memiliki niat dan komitmen yang kuat untuk belajar seni tari secara serius.
Untuk mengatasi anggapan bahwa tari tradisional sulit atau kurang menarik, Yuliana menerapkan metode latihan kreatif, seperti melakukan pemanasan dengan musik modern yang energik, lalu secara perlahan memasukkan pola gerak tari tradisional. Hasilnya, anak-anak tidak hanya mahir dalam dua gaya tari, tetapi juga memahami nilai budaya, menumbuhkan disiplin, dan merasakan pentingnya kebersamaan dalam proses berkesenian.
Dengan pendekatan yang inklusif dan inovatif, seni tari terbukti mampu menjadi alat pemersatu antargenerasi serta sarana yang efektif untuk menjaga nyala budaya bangsa agar terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat. (Ira/Shafa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....