Taylor Swift Jadi Nama Genus Serangga Baru Asal Australia

  • 12 Sep 2026 12:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID,S amarinda - Taylor Swift kembali mencatatkan torehan unik. Nama penyanyi asal Amerika Serikat itu kini diabadikan sebagai inspirasi penamaan genus dan sejumlah spesies serangga baru pemakan tumbuhan yang ditemukan di Australia.

Tim peneliti dari University of California, Riverside (UCR) menyematkan nama Taylor Swift pada salah satu genus dan beberapa spesies dari 12 jenis serangga baru yang mereka identifikasi. Temuan tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Insect Systematics and Evolution.

Dari sejumlah spesies baru tersebut, salah satu genus diberi nama Swiftiephylus. Nama ini merupakan gabungan dari sebutan untuk penggemar Taylor Swift, yakni Swiftie, dengan Phylus yang merujuk pada kelompok serangga tersebut.

Secara khusus, empat spesies diberi nama yang terinspirasi dari nama Taylor Swift dan sejumlah album populernya. Keempatnya adalah Swiftiephylus taylorae yang merujuk pada Taylor Swift, Swiftiephylus amator dari album Lover,Swiftiephylus intrepidus yang terinspirasi dari Fearless, serta Swiftiephylus poetorum yang merujuk pada album The Tortured Poets Department.

Melansir Variety pada Sabtu 12 September 2026 melaporkan, kandidat doktor bidang entomologi di UCR, Sarah Schroeder, mengungkapkan alasan di balik pemilihan nama Taylor Swift untuk serangga-serangga baru tersebut.

Sebagai penggemar Taylor Swift, Schroeder berharap penggunaan nama sang musisi dapat menarik perhatian masyarakat terhadap keanekaragaman hayati. Ia juga ingin penamaan tersebut mendorong kepedulian publik terhadap pentingnya upaya konservasi serangga.

Selain karena kecintaan peneliti terhadap Taylor Swift, aspek visual serangga tersebut juga menjadi alasan unik di balik pemberian nama itu.

Warna tubuh Swiftiephylus yang memadukan kuning pucat dengan sentuhan merah dinilai menyerupai penampilan khas Taylor Swift. Sang musisi dikenal dengan rambut pirang serta penggunaan lipstik merah yang menjadi salah satu ciri ikoniknya.

Serangga dari genus Swiftiephylus tersebut hidup di pohon she-oak yang banyak ditemukan di Australia. Keberadaannya juga tidak perlu dikhawatirkan karena serangga ini tidak tergolong sebagai hama yang membahayakan manusia maupun hewan.

Spesimen dari famili Miridae itu sebenarnya telah dikumpulkan sejak 1995 hingga 2004 melalui penelitian keanekaragaman hayati yang melibatkan American Museum of Natural History bersama sejumlah peneliti Australia.

Meski telah lama dikumpulkan, spesimen tersebut baru mendapatkan kajian taksonomi secara lebih mendalam hingga akhirnya dapat dideskripsikan dan diberi nama secara resmi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....