Film Kung Fu Soccer Dominasi Box Office Summer China, Raup Rp22,9 Triliun

  • 12 Agt 2026 11:58 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, China - Film Kung Fu Soccer karya sutradara Stephen Chow mencuri perhatian di pasar perfilman China. Film bergenre komedi olahraga tersebut menjadi salah satu judul yang mendominasi musim panas 2026 dan berhasil meraih pendapatan box office miliaran yuan.

Kesuksesan Kung Fu Soccer menjadi sorotan karena film tersebut merupakan kelanjutan dari kesuksesan Shaolin Soccer, film Stephen Chow yang dirilis sekitar 25 tahun lalu. Perpaduan komedi khas Stephen Chow, seni bela diri kung fu, dan sepak bola menjadi daya tarik utama bagi penonton dari berbagai kelompok usia.

Dikutip dari China.org.cn, Rabu 12 Agustus 2026, film yang mulai tayang di China pada 11 Juli 2026 itu langsung mencatatkan pembukaan yang kuat. Menurut laporan China.org.cn, Kung Fu Soccer mengumpulkan sekitar 749 juta yuan hanya dalam beberapa hari pertama dan diproyeksikan dapat mencapai pendapatan sekitar 3 miliar yuan sepanjang masa tayangnya di bioskop.

Performa tersebut semakin mengesankan karena Kung Fu Soccer hadir ketika pasar bioskop China sedang membutuhkan film yang mampu menjadi penggerak utama musim panas. Dalam empat hari pertama penayangan, film ini telah meraup lebih dari 655 juta yuan dan menjadi salah satu film dengan pendapatan terbesar pada musim panas 2026.

Popularitas film tersebut terus meningkat setelah pekan pertama. Data yang dikutip China News Service pada 27 Juli 2026 menunjukkan Kung Fu Soccer telah memperoleh pendapatan lebih dari 1,9 miliar yuan. Pada periode tersebut, film ini menjadi salah satu film terlaris dalam sejarah box office China.

Sementara itu, data Box Office Mojo yang dihimpun untuk pasar China mencatat Kung Fu Soccer sebagai salah satu film dengan pendapatan terbesar sepanjang 2026. Data tersebut menempatkan film Stephen Chow di jajaran teratas box office China tahun ini.

Jika dikonversikan menggunakan kisaran nilai tukar rupiah yang digunakan dalam pemberitaan mengenai capaian tersebut, pendapatan sekitar 2,7 miliar yuan setara dengan lebih dari Rp22 triliun. Angka ini menjadi salah satu proyeksi pendapatan akhir film berdasarkan perkiraan platform box office China, bukan berarti seluruh angka tersebut telah terkumpul pada saat yang sama.

Salah satu faktor yang membuat Kung Fu Soccer menarik perhatian adalah kembalinya Stephen Chow sebagai sutradara setelah beberapa tahun tidak menggarap film panjang. Film ini kembali menghadirkan ciri khasnya berupa komedi slapstick, aksi kung fu yang berlebihan, serta cerita olahraga yang dikemas secara menghibur.

Berbeda dari Shaolin Soccer, film terbaru ini memperluas cerita dengan memasukkan unsur sepak bola perempuan dan tetap mempertahankan kombinasi antara olahraga serta seni bela diri. Formula tersebut membuat Kung Fu Soccer mampu menjangkau penonton yang memiliki kenangan terhadap karya-karya Stephen Chow sekaligus generasi baru.

Keberhasilan Kung Fu Soccer juga terjadi di tengah meningkatnya persaingan film pada musim panas China. Lebih dari 120 film domestik dan internasional dijadwalkan mengisi musim panas 2026 dengan berbagai genre, mulai dari drama sejarah, animasi, fiksi ilmiah, aksi hingga komedi.

Dengan performa tersebut, Kung Fu Soccer tidak hanya menjadi fenomena box office, tetapi juga menunjukkan kuatnya daya tarik film lokal China dan karakter nostalgia dalam menarik penonton ke bioskop. Bagi Stephen Chow, keberhasilan ini sekaligus mempertegas bahwa formula komedi dan kung fu yang menjadi ciri khasnya masih memiliki pasar yang besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....