Pesan Tersembunyi Lagu Waltz for Moon Karya Hodge
- 06 Feb 2026 08:46 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Drama korea Can This Love Be Translated? masih menjadi perbincangan hangat penggemar Indonesia. Bukan cuma karena Kim Seon Ho dan Go Youn Jung, tapi segala aspek di dalam drakor ini memang menarik, serta indah untuk dinikmati.
salah satu elemen yang mencuri perhatian adalah soundtrack di Can This Love Be Translated?, Pas dengerin lagu-lagunya, penonton seakan kembali diajak larut ke dalam drama Can This Love Be Translated? Salah satunya Lagu Waltz for Moon oleh Hodge, maknanya menjadi lebih spesifik mengenai hambatan komunikasi dan perasaan yang terpendam dan Waltz for Moon pertama kali muncul di Can This Love Be Translated? episode 6, saat Joo Ho Jin mengantar Cha Mu Hee ke bandara setelah syuting di Kanada.
| Baca juga: SVRN Rilis Single Personal OVERHOPED |
Dikutip dari IND Times, Lagu Waltz for Moon yang dibawakan oleh Hodge dalam OST Can This Love Be Translated? menjadi jembatan emosional yang menggambarkan inti sari cerita dramanya. Sebagai lagu instrumental, ia memikul tugas berat: menyampaikan perasaan yang gagal diucapkan oleh kata-kata. Mengingat drama ini berkisah tentang seorang penerjemah multibahasa dan seorang aktris papan atas, lagu ini mewakili "bahasa ketiga" yang menyatukan perbedaan dunia mereka melalui melodi yang lembut.
Irama waltz yang klasik memberikan kesan elegan sekaligus rapuh, mencerminkan dinamika hubungan antar karakter utamanya. Dalam setiap putaran nadanya, kita seolah diajak melihat proses penerjemahan perasaan yang rumit. Seperti judul dramanya, lagu ini mempertanyakan apakah cinta bisa dipahami jika bahasa yang digunakan berbeda. Waltz for Moon hadir sebagai jawaban bahwa ada getaran perasaan yang tetap sampai ke hati tanpa perlu bantuan kamus atau penerjemah formal.
Simbolisme "Bulan" dalam lagu ini merepresentasikan sosok yang dicintai namun terasa jauh atau sulit diraih. Bagi sang karakter pria yang bekerja di balik layar sebagai penerjemah, sang aktris adalah rembulan yang bersinar terang namun berada di langit yang berbeda. Melodi ini menggambarkan langkah-langkah kecil yang ia ambil untuk mendekat, sebuah dansa penuh kehati-hatian agar tidak merusak jarak aman yang sudah ada, namun tetap ingin berada di bawah naungan cahaya yang sama.
Secara emosional, lagu ini menangkap rasa kesepian yang sering dialami oleh mereka yang terlalu sering "menerjemahkan" dunia untuk orang lain tapi lupa mengungkapkan isi hatinya sendiri. Hodge memainkan dinamika piano yang naik-turun dengan sangat halus, menciptakan suasana melankolis yang intim. Pendengar bisa merasakan ada kerinduan yang tertahan, sebuah rahasia yang hanya bisa diceritakan kepada bulan di tengah sunyinya malam.
Aransemen yang minimalis menunjukkan bahwa dalam cinta, sering kali kesederhanaan adalah kunci. Meski dunia penuh dengan hiruk-pikuk perbedaan bahasa dan budaya, perasaan yang tulus memiliki frekuensi yang universal. Hodge berhasil membungkus kerumitan premis drama tersebut ke dalam sebuah komposisi yang tenang, seolah ingin menenangkan penonton bahwa meski cinta itu sulit diterjemahkan, ia tetap bisa dirasakan keindahannya.
Sebagai penutup, Waltz for Moon adalah kode bagi komunikasi yang melampaui kata-kata. Ia mengingatkan kita bahwa terkadang, cara terbaik untuk memahami seseorang bukanlah dengan mendengarkan apa yang mereka katakan, melainkan dengan ikut menari dalam irama perasaan mereka. Melalui OST ini, Hodge memberikan jiwa pada kerinduan yang sunyi, menjadikan lagu ini salah satu elemen paling tak terlupakan dalam perjalanan emosional Can This Love Be Translated? (Ayu)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....