Pemberdayaan Perempuan Samarinda Maju Bersama Salimah
- 12 Des 2025 08:55 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Beragam program unggulan yang dijalankan Salimah Samarinda terus menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Salimah Samarinda, Rita Widi Asmara, saat dialog bersama RRI dalam program Obrolan Komunitas Pro1 Samarinda.
Rita mengungkapkan, program pendidikan dan pelatihan (diklat) menjadi salah satu bidang yang paling diminati masyarakat. “Kami berkolaborasi dengan banyak pihak, mulai dari organisasi, pemerintah, hingga lembaga keuangan untuk menghadirkan pelatihan seperti menjahit hingga sertifikasi halal. Antusias pesertanya selalu di luar ekspektasi,” ucap Rita, seperti dikutip dari laman youtube RRI Samarinda, Jumat (12/12/2025).
Baca juga: Salimah Samarinda Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga
Selain program diklat, Salimah juga mengelola Baitul Quran Salimah (BQS) yang menyediakan pendidikan Al-Qur’an gratis bagi anak-anak dan orang tua, termasuk warga lanjut usia. Rita menilai tingginya peminat BQS tidak lepas dari kebutuhan masyarakat akan pembelajaran dasar membaca Al-Qur’an. “Banyak peserta yang usianya sudah lanjut dan belum fasih membaca Al-Qur’an. Dari mulut ke mulut, pesertanya kini menembus lebih dari seratus orang,” katanya.
Jumlah peserta besar itu ditangani oleh para pengajar sukarelawan yang tersebar di 13 titik. Meski jumlah pengajar terbatas, komitmen mereka tetap kuat. “Para pengajar tidak dibayar, dan peserta pun tidak membayar. Inilah bentuk militansi yang membuat BQS berkembang cepat,” ujar Rita.
Di bidang ekonomi, Salimah mendorong pemberdayaan perempuan melalui program Salsam Food dan kerja sama dengan lembaga travel umrah. Inisiatif ini menjadi wadah bagi anggota komunitas entrepreneur untuk memasarkan produk dan memperluas jaringan usaha. Tujuannya adalah menciptakan kemandirian ekonomi dan ketahanan keluarga.
Baca juga: Departemen Dakwah Salimah Perluas Jangkauan di Samarinda
Ke depan, Salimah juga akan mengembangkan program Serasi (Sekolah Pranikah Salimah) sebagai respons terhadap tingginya angka pernikahan dini dan perceraian, terutama di Samarinda Seberang. Edukasi pranikah dianggap penting agar pasangan muda memahami kesiapan mental, kesehatan, dan ekonomi sebelum berumah tangga.
Selain Serasi, Salimah menyiapkan program Salsa (Sekolah Lansia Salimah) untuk mendampingi warga lanjut usia. Program ini memberikan edukasi terkait kesehatan, gizi, dan pembinaan spiritual agar mereka tetap aktif dan mandiri sesuai kebutuhan lansia.
Dari sisi dakwah, Ketua Departemen Dakwah Salimah Samarinda, Arwiyah, menambahkan program Ramadan selalu menjadi salah satu yang paling ramai. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai cabang dan komunitas di seluruh kecamatan Samarinda. “Setiap Ramadan, partisipasinya luar biasa. Masyarakat sangat antusias mengikuti kajian dan kegiatan sosial,” ucap Arwiyah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....