Kepercayaan Diri yang Tumbuh dari Proses dan Pengalaman
- 14 Agt 2025 18:28 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Rasa percaya diri merupakan modal penting bagi setiap individu untuk berkembang dan berkontribusi di tengah masyarakat. Dengan kepercayaan diri, seseorang akan lebih berani mengambil peluang, menyampaikan ide, serta berinteraksi secara efektif dengan orang lain. Namun, sifat ini tidak selalu muncul secara alami. Bagi sebagian orang, seperti Ranti Febriana Agani, kepercayaan diri justru tumbuh dari proses panjang dan pengalaman hidup.
Peraih gelar Duta Anti Narkoba Kota Samarinda 2024 ini mengaku, dirinya dahulu adalah sosok yang sulit berkomunikasi, kesulitan beradaptasi, dan lebih nyaman berada di rumah. Semuanya berubah ketika ia memutuskan untuk aktif dalam berbagai komunitas dan organisasi.
“Sebelumnya aku susah banget public speaking, sulit berkomunikasi, apalagi beradaptasi. Maunya di rumah saja. Tapi sejak ikut komunitas, aku jadi lebih terbuka, belajar kerja sama dalam tim, dan sering mengeluarkan ide. Dari situ aku mulai lancar berkomunikasi dan dapat rasa percaya diri yang besar,” ujar Ranti dalam program SPADA Pro 2 RRI Samarinda, Selasa (12/08/2025).
Keberaniannya untuk mencoba hal-hal baru juga tidak datang begitu saja. Ia pernah mengalami pengalaman pahit ketika diremehkan oleh temannya yang mengatakan bahwa dirinya “tidak akan bisa menjadi apa-apa” karena dianggap lamban dan pemalu. Bukannya terpuruk, Ranti justru menjadikan ucapan itu sebagai bahan bakar semangat untuk membuktikan bahwa dirinya mampu.
Baca juga: Menenun Mimpi, Menyulam Asa di Masa Muda
“Akhirnya aku coba terjun dengan keberanian, walaupun enggak tahu dampaknya akan seperti apa. Yang penting aku sudah mencoba. Ternyata dampaknya justru sangat baik dan besar. Sampai teman-temanku kaget, ‘seorang Ranti bisa ada di titik ini’, padahal dulunya pemalu banget,” katanya.
Ranti menilai bahwa kritik atau keraguan dari orang lain bisa menjadi dorongan untuk berkembang, asalkan disikapi dengan tekad dan kerja keras.
“Kadang kita justru harus bersyukur kepada orang-orang seperti itu. Kalau enggak ada mereka, mungkin kita enggak punya motivasi untuk maju. Saking enggak maunya dikatain, akhirnya aku berusaha keras membuktikan diriku,” ujarnya mantap.
Kini, mahasiswi semester lima di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda ini tidak hanya aktif di berbagai kegiatan dan komunitas, tetapi juga memanfaatkan media sosial untuk membagikan aktivitas positifnya. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari upaya membangun personal branding sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ranti membuktikan bahwa kepercayaan diri bukan sesuatu yang muncul tiba-tiba, melainkan dibentuk melalui keberanian menghadapi tantangan, belajar dari pengalaman, dan tidak gentar menghadapi pandangan negatif. Dari sosok pemalu menjadi inspirasi muda, Ranti Febriana Agani adalah bukti nyata bahwa perubahan dimulai dari keberanian untuk mencoba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....