Freys Corner, Usaha Jasuke di Samarinda yang Jadi Favorit Pelanggan

  • 24 Mei 2026 08:58 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda — Freys Corner menjadi salah satu usaha kuliner di Samarinda yang dikenal lewat sajian jasuke dengan kuah melimpah dan cita rasa khas. Usaha milik Winda ini bermula dari kegemarannya menikmati jasuke sejak 2020. Nama Freys Corner sendiri terinspirasi dari nama anak pertamanya, Freya.

Winda mengatakan, awalnya ia berjualan jasuke karena sering membeli makanan tersebut, bahkan beberapa kali dalam seminggu.

“Aku suka makan jasuke dan dulu hampir tiap minggu beli jasuke di mal. Dari situ kepikiran coba bikin sendiri,” ujar Winda kepada RRI, dikutip Minggu 24 Mei 2026.

Sebelum benar-benar membuka usaha, Winda kerap membagikan ulasan jasuke di media sosial. Tak disangka, respons warganet cukup besar hingga banyak yang bertanya lokasi pembelian.

“Aku sering review jasuke dan ternyata banyak yang tanya beli di mana. Besoknya aku cari penjual lain buat bandingin rasa jasuke,” katanya.

Dari berbagai percobaan tersebut, lahirlah ciri khas Freys Corner yang dikenal dengan kuah melimpah, racikan mentega sendiri, serta penggunaan susu kental manis yang lebih banyak.

Menu yang tersedia pun beragam, mulai dari single, single blenger, sharing, hingga party pack ukuran 1.500 mililiter. Harga yang ditawarkan mulai Rp15 ribu hingga Rp100 ribu.

Selain penjualan reguler, Freys Corner juga melayani pesanan acara dalam jumlah besar. Winda menjelaskan, paket mini cup dibanderol mulai Rp7 ribu dengan minimal pemesanan 250 cup dan sudah termasuk gratis ongkos kirim.

“Biasanya banyak untuk acara kantor, sekolah, atau gathering,” ujarnya.

Usaha yang mulai aktif berjualan sejak 2021 itu sempat mengalami perjalanan yang tidak mudah. Winda mengaku memulai bisnis dari kontainer kecil berukuran 1 x 1,5 meter dan menjalankan semuanya seorang diri.

“Dulu buka dari siang sampai malam sendiri karena belum punya karyawan. Pelan-pelan akhirnya bisa pindah ke tempat yang lebih besar,” katanya.

Cobaan besar datang pada rentang 2023 hingga 2024 ketika tempat usahanya mengalami kemalingan. Hampir seluruh perlengkapan dagang hilang, mulai dari bahan baku hingga peralatan operasional.

“Kompor, keju, susu, mentega, tab kasir, speaker, sampai kursi-kursi hilang semua. Bahkan galon juga dibawa,” ucap Winda.

Meski sempat terpuruk dan mengalami penurunan penjualan saat membuka cabang di mal pada awal 2025, Winda memilih tetap bertahan. Kini, ia menikmati berjualan dengan lebih santai di lokasi pinggir jalan yang dinilai membawa rezeki tersendiri.

Dalam waktu dekat, Freys Corner juga akan menghadirkan menu baru berupa varian es setrup dan snack tray berisi jasuke.

“Harapannya nanti Freys Corner bukan cuma dikenal karena jasuke, tapi juga punya banyak menu lainnya,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....