Strategi Stok dan Pemberdayaan UMKM Kuliner Lokal Samarinda
- 30 Apr 2026 07:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Pengelolaan stok menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keberlangsungan usaha kuliner, khususnya bagi pelaku UMKM yang menghadapi permintaan pasar yang fluktuatif. Strategi produksi yang tepat dapat membantu pelaku usaha memenuhi kebutuhan konsumen tanpa mengalami kekurangan barang.
Pelaku UMKM “Lauknya Nusantara”, Devita Mardiana, menerapkan sistem produksi berkala untuk menjaga ketersediaan produknya. Ia mengungkapkan proses produksi dilakukan secara rutin setiap dua minggu sekali. “Kami biasanya produksi per dua minggu dan langsung stok agar tidak kehabisan saat ada pesanan,” ujar Devita kepada RRI dalam dialog UMKM Bicara Pro1 Samarinda, dikutip Kamis 30 April 2026.
Menurut Devita, sebagian besar produk selalu tersedia dalam kondisi siap jual. Hal ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan yang membutuhkan produk secara cepat. “Alhamdulillah produk kami selalu ready, jadi pelanggan bisa langsung membeli tanpa menunggu lama,” kata Devita.
Namun demikian, lonjakan permintaan dari luar kota kerap menjadi tantangan tersendiri. Permintaan dalam jumlah besar, terutama untuk produk sambal pecel dan risol, sering kali menguras stok yang telah disiapkan. “Kadang ada pesanan dari luar kota dalam jumlah besar, sehingga stok kami cepat habis,” ucapnya.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat pihaknya harus membuka sistem pre-order (PO) untuk memenuhi permintaan pelanggan lokal. Dengan cara ini, produksi tetap dapat berjalan optimal tanpa mengorbankan kualitas produk. “Setelah stok habis, kami biasanya membuka PO untuk pelanggan di Samarinda,” ujarnya.
Dalam proses produksi, Devita juga memastikan ketersediaan bahan baku dan bumbu sejak awal. Hal ini dilakukan agar proses pembuatan produk dapat berlangsung cepat dan efisien. “Bumbu dan rempah sudah kami siapkan setiap produksi, jadi tinggal menyiapkan bahan utama dan langsung diproses,” kata Devita.
| Baca juga: Bar Fresh Mart Hadirkan Inovasi UMKM Sehat |
Selain fokus pada produksi, usaha ini juga memberikan dampak sosial melalui pemberdayaan masyarakat sekitar. Devita melibatkan anggota keluarga hingga warga sekitar dalam kegiatan produksi. “Keterlibatan keluarga pasti ada, mulai dari ibu, saya, adik, hingga tetangga sekitar,” ucapnya.
Ia menambahkan, usaha yang dijalankan turut membuka peluang bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. Bahkan, beberapa pekerja berasal dari kalangan rentan yang diberdayakan dalam proses produksi dan distribusi. “Kami juga melibatkan warga sekitar dan mahasiswa untuk membantu, baik dalam produksi maupun pengantaran,” ujarnya.
Devita berharap, usaha yang dijalankannya tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. “Alhamdulillah usaha ini bisa membantu dan memberdayakan masyarakat sekitar,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....