Keripik Jadi Peluang UMKM Ditengah Persaingan

  • 23 Apr 2026 08:12 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Penggiat UMKM, Zakaria Akhmad Busro, menilai usaha makanan ringan seperti keripik masih memiliki peluang besar di tengah persaingan yang ketat. Kunci utamanya terletak pada kemampuan membaca pasar dan strategi yang tepat.

Menurut Zakaria, cara sederhana untuk melihat potensi sebuah produk adalah dengan memperhatikan keberadaannya di minimarket. “Kalau produk itu banyak dijual di minimarket besar, berarti potensinya besar. Karena produsen besar sudah melakukan survei sebelumnya,” ujarnya saat menjadi narasumber Teras UMKM Pro 4, dikutip Kamis 23 April 2026.

Keripik memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan jenis usaha lainnya, terutama dari sisi distribusi dan daya tahan produk. “Keripik itu ringan, jadi biaya transportasi lebih murah. Selain itu, daya tahannya juga lebih lama, sehingga bisa dijual ke daerah yang lebih jauh,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan peluang besar ini juga diikuti dengan tingkat persaingan yang tinggi. Oleh karena itu, pelaku UMKM harus mampu menciptakan nilai tambah.

Zakaria juga menekankan pentingnya survei pasar sebelum memulai usaha. Menurutnya, langkah ini sering diabaikan oleh pelaku UMKM pemula.

Selain itu, kualitas produk menjadi faktor krusial dalam keberhasilan usaha keripik, terutama dalam menjaga daya tahan. “Kalau minyaknya terlalu banyak, produk bisa cepat tengik. Jadi harus paham karakter produknya,” katanya.

Dalam hal distribusi, ia menyebutkan bahwa banyak UMKM menghadapi kendala biaya operasional. “Distribusi itu tantangan besar. Makanya harus pintar mengatur kapasitas dan efisiensi,” ujarnya.

Zakaria juga menyoroti pentingnya menyesuaikan kemasan dengan target pasar. Menurutnya, kemasan menarik tidak selalu menjadi faktor utama.

Dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN), ia melihat peluang baru bagi UMKM untuk berkembang lebih luas. “Peluangnya masih terbuka, tapi harus bisa membaca karakter pasar di setiap zona,” ucapnya.

Di akhir, Zakaria memberikan pesan kepada pelaku UMKM agar tidak takut menghadapi kegagalan. “Penolakan itu pasti ada. Tapi jangan menyerah, terus coba dan cari strategi,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....