UMKM dan Cokelat Berau Jadi Penggerak Ekonomi Baru
- 03 Feb 2026 07:14 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau - Pariwisata telah lama menjadi sektor unggulan Kabupaten Berau. Namun, Pemerintah setempat tidak berhenti pada satu sektor saja dalam membangun perekonomian daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih Mas, strategi pembangunan ekonomi dilakukan secara terintegrasi dengan memperkuat sumber daya manusia, ekonomi kreatif, dan UMKM sebagai penopang utama sektor pariwisata.
Sri Juniarsih Mas mengatakan, pariwisata harus dilengkapi dengan kualitas sumber daya manusia yang mumpuni. Menurutnya, SDM memiliki peran besar dalam menggerakkan ekonomi kreatif dan UMKM, terutama dalam menciptakan produk bernilai tambah yang dapat menjadi ciri khas daerah.
Baca juga: Konsistensi Membangun SDM demi Berau Maju dan Berkelanjutan
“Pemerintah daerah telah mendorong para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk menghasilkan berbagai kerajinan dan produk lokal yang bisa dijadikan cendera mata bagi wisatawan. Langkah ini bertujuan agar perputaran ekonomi tidak hanya terjadi di destinasi wisata, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Sri kepada RRI, saat ditemui diruang kerjanya.
Salah satu produk unggulan UMKM Berau yang kini menjadi sorotan nasional bahkan internasional adalah cokelat. Menurutnya, cokelat Berau dikenal sebagai salah satu cokelat terbaik di Indonesia karena cita rasanya yang khas. “Cokelat Berau memiliki rasa sitrus yang spesial dan sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan,” katanya.

Potensi besar tersebut kemudian disampaikan langsung kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, dalam sebuah pertemuan pada acara APKASI di Batam beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan, awalnya Pemerintah Kabupaten Berau mengajukan permohonan pengembangan 100 hektare lahan cokelat dan 100 hektare kelapa. Namun, respons pemerintah pusat di luar dugaan.
“Menteri Pertanian justru memberikan dukungan lebih besar berupa 200 hektare pengembangan cokelat dan 200 hektare kelapa dalam. Dukungan ini menjadi suntikan semangat bagi pemerintah daerah dan para petani di Berau,” ucap Bupati Sri Juniarsih.
Pengembangan cokelat Berau sebelumnya banyak berpusat di wilayah pedalaman, khususnya di daerah Kelai dan Segah. Namun kini, budidaya cokelat mulai bergeser dan diperluas ke daerah lain. Lahan-lahan kosong di berbagai wilayah akan dioptimalkan untuk ditanami cokelat tanpa mengganggu komoditas utama lain seperti kelapa sawit.
Baca juga: Sosok Sri Juniarsih Bukti Kesetaraan Gender di Kabupaten Berau
Dijelaskannya, peran pihak ketiga dan dunia usaha juga dinilai sangat penting. Di Berau telah berdiri pabrik cokelat yang mampu memproduksi cokelat berstandar internasional. Produk cokelat tersebut bahkan telah diekspor ke Swiss, Belgia, dan Jerman, serta kini mulai diminati oleh pasar Prancis dan Belanda.
Ia menegaskan, kualitas cokelat Berau telah memenuhi standar global. Oleh karena itu, ia mengajak para petani untuk memanfaatkan lahan kosong guna menanam cokelat dan kelapa dalam, khususnya di wilayah pesisir yang membutuhkan komoditas tersebut. Menurutnya, langkah ini akan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Dengan pengembangan sektor UMKM, ekonomi kreatif, pertanian cokelat, dan kelapa, Kabupaten Berau kini memiliki fondasi ekonomi yang semakin kokoh. Menurutnya, Berau tidak hanya unggul di sektor pariwisata, tetapi juga siap bersaing di level internasional melalui produk unggulan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....