Kapal Tenggelam di Ujoh Halang, 8 Korban Hilang

  • 11 Nov 2025 23:16 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan segera memberangkatkan Tim SAR Gabungan untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terkait kecelakaan kapal ferry yang terjadi di Perairan Ujoh Halang, Kabupaten Kutai Barat.

Tim ini dikerahkan setelah menerima laporan dari BPBD Kutai Barat tentang insiden yang terjadi pada Senin malam, (10/11/2025), Kepala Kantor SAR Balikpapan, Dody Setiawan melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Endrow Sasmita mengatakan pihaknya langsung mengerahkan semua unsur dan sumber daya yang ada untuk melakukan pencarian secepat mungkin. Kepada masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna laut di wilayah Ujoh Halang dan sekitarnya

“Kami mengerahkan semua unsur dan sumber daya yang ada untuk melakukan pencarian secepat mungkin. Kepada masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna laut di wilayah Ujoh Halang dan sekitarnya, kami meminta kewaspadaan dan partisipasinya. Jika menemukan tanda-tanda korban, segera laporkan kepada pihak berwenang,” kata Endrow saat memberikan keterangan pers.

Operasi pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian dengan koordinat 0° 2'51.42"N 115°34'9.62"E. Diduga kapal ferry tersebut mengalami kecelakaan akibat kelebihan muatan dan tenggelam pada malam hari. Tim SAR telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pencarian dapat dilaksanakan dengan optimal.

Pihak Basarnas juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, termasuk Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Tim Basarnas KPP Balikpapan, TNI AD Kutai Barat, BPBD Kutai Barat, dan PT. BDL Kutai Barat. "Kami berterima kasih atas koordinasi dan respons cepat dari semua mitra. Sinergi ini sangat krusial di jam-jam pertama operasi," ujar Kepala Kantor SAR Balikpapan.

Tim SRU (Search and Rescue Unit) yang diberangkatkan dari Balikpapan pada Selasa dini hari, 11 November 2025, diperkirakan akan tiba di lokasi pencarian pada pukul 12.35 WITA. Proses pencarian terus dilakukan dengan harapan menemukan korban-korban yang masih hilang.

Data korban yang masih belum ditemukan hingga berita ini diturunkan antara lain Ira (Perempuan, Timur), Ilham (Laki-laki, Bandung), Pendi (Laki-laki, Lumajang), Anci (Laki-laki, Banjar), Sello (Laki-laki, Timur), Yanto (Laki-laki, Timur), Dedy (Laki-laki, Bandung), dan Bogel (Laki-laki, Malang).

Tim SAR Gabungan berkomitmen penuh dalam menjalankan operasi ini, dengan semangat kemanusiaan dan kesiagaan untuk menolong sesama, agar dapat memberikan kejelasan bagi keluarga korban yang saat ini tengah menunggu dengan penuh harapan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....