Delegasi Balikpapan Sukses Promosikan Budaya Lokal di JFC 2026
- 24 Agt 2026 07:37 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan – Komitmen pelestarian seni dan budaya tradisional Kota Balikpapan terus digaungkan di tingkat nasional. Delegasi gabungan Komando Pasukan Adat Kalimantan (Kopaskal) bersama Sanggar Seni Ratu Fashion sukses menorehkan prestasi dalam ajang bergengsi Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 di Central Park, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud. Ia menyampaikan penghargaan atas keikutsertaan delegasi Balikpapan yang dinilai berhasil mempromosikan seni dan budaya daerah di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, kita memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Kemarin mereka mewakili Balikpapan di ajang Jember Festival dan kegiatan promosinya sukses menembus tingkat nasional,” ujarnya.
Sekretaris Jenderal Kopaskal Balikpapan, Dedy, menegaskan pelestarian adat dan budaya merupakan jati diri daerah sekaligus tanggung jawab generasi muda.
Sebagai penggiat seni, Dedy menilai minat generasi muda terhadap seni dan budaya perlu terus didorong agar budaya lokal tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Seni dan budaya itu harus terus kita sinarkan agar generasi muda dapat melestarikannya sejak dini,” katanya.

Saat ini, Kopaskal memiliki sekitar 300 anggota. Selain itu, Dedy menghimpun sekitar 150 pekerja seni dalam wadah Asosiasi Karnaval Indonesia (Akari) Balikpapan. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong para penggiat seni di Balikpapan bersatu dan melahirkan lebih banyak kreativitas.
Antusiasme generasi muda terhadap seni dan budaya juga dirasakan langsung oleh Aurora Anjelita Dwi Kamila, pelajar kelas V SDN 013 Balikpapan Selatan yang menjadi salah satu peserta karnaval di Jember.
“Selain karena hobi, saya sangat senang mengikuti kegiatan karnaval ini karena bisa menambah banyak teman,” ucap Aurora Anjelita.
Keikutsertaan delegasi Balikpapan dalam Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 menjadi salah satu bentuk promosi budaya lokal Kalimantan Timur di tingkat nasional.
Kolaborasi antar-komunitas seni, seperti Kopaskal, Sanggar Seni Ratu Fashion, dan Akari, turut membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat dalam pelestarian budaya. Dukungan pemerintah daerah serta keterlibatan generasi muda sejak usia sekolah menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan identitas budaya daerah di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....