Anak Muda Berkarya, Wujudkan Makna Kemerdekaan

  • 21 Agt 2026 07:09 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Kemerdekaan bagi generasi muda bukan sekadar perayaan setiap 17 Agustus dengan berbagai perlombaan. Lebih dari itu, kemerdekaan dapat dimaknai sebagai kesempatan untuk belajar, berkreasi, menyampaikan pendapat, serta menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Siswi Kelas VIII-1 SMP Negeri 4 Samarinda, Laiqa Indira Tsurayya, mengatakan kemerdekaan masih sangat relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini. Menurutnya, kemerdekaan melahirkan Pancasila yang menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat.

“Jadi sebenarnya kemerdekaan itu masih sangat-sangat relevan dengan kehidupan kita. Karena dari kemerdekaan itu lahirlah yang namanya Pancasila dan Pancasila adalah pedoman kita,” ujar Laiqa saat mengisi program Talkshow Pro 4, di kutip 21 Agustus 2026.

Menurut Laiqa, penerapan nilai Pancasila juga dapat menjadi salah satu cara menghadapi persoalan yang masih terjadi di kalangan anak dan remaja, seperti perundungan atau bullying. Ia mengingatkan agar generasi muda tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk menjauhi atau merendahkan orang lain.

Semangat kemerdekaan juga dapat tumbuh melalui pengalaman sederhana yang dekat dengan kehidupan anak. Berbagai kegiatan pada perayaan 17 Agustus, seperti lomba makan kerupuk, balap karung hingga lomba menggambar, dapat menjadi ruang bagi anak untuk merasakan kebersamaan sekaligus menunjukkan kemampuan mereka.

Bagi Laiqa, salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika mengikuti lomba menggambar bertema kepahlawanan dan berhasil meraih juara pertama. Dalam karya tersebut, ia tidak hanya menggambarkan sosok pahlawan, tetapi juga memasukkan unsur budaya Indonesia seperti rumah adat, senjata tradisional, dan makanan khas.

Pengalaman tersebut membuatnya merasa dihargai dan semakin percaya diri dalam mengembangkan kemampuan menggambar yang dipelajarinya secara otodidak. Ia mengajak anak-anak dan remaja agar tidak takut menunjukkan imajinasi dan bakat yang dimiliki.

“Jangan pernah takut untuk terus berimajinasi, jangan pernah takut untuk terus berkarya. Karena sebenarnya kalau kita takut, kita pasti kependam bakat kita untuk negara Indonesia,” katanya.

Ia juga mendorong generasi muda untuk berani menyampaikan pendapat. Menurutnya, usia bukan alasan untuk menganggap suara anak-anak dan remaja tidak penting, setiap pendapat yang disampaikan dengan baik dapat memberikan dampak bagi lingkungan dan menjadi bagian dari kontribusi untuk kemajuan bangsa.

Di tengah perkembangan tren global, Laiqa berpesan agar generasi muda tetap mampu memilih sisi positif dan mengolahnya menjadi sesuatu yang kreatif. “Teruslah berimajinasi, teruslah berkreasi, dan teruslah kreatif teman-teman karena kalian adalah potensi terhebat di negeri ini,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....