Media Sosial Jadi Sarana Pelestarian Budaya
- 09 Jun 2026 13:32 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Media sosial kini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai alat promosi budaya yang efektif. Pemanfaatan platform digital dinilai mampu menjangkau generasi muda yang menjadi pengguna utama internet saat ini.
Wakil 1 Kanda Duta Budaya Kota Samarinda 2025, Muhammad Aryasatya Javier, mengatakan media sosial memiliki peran besar dalam mengenalkan budaya kepada masyarakat luas. Langkah sederhana seperti membagikan informasi budaya di media sosial sudah menjadi bentuk kontribusi dalam pelestarian budaya.
“Dengan kita mengunggah atau membagikan konten budaya, itu sudah sangat berarti dalam upaya melestarikan budaya kita,” ujar Arya.
Pemanfaatan media sosial juga menjadi fokus berbagai program Duta Budaya Kota Samarinda. Salah satunya melalui kegiatan Jelajah dan Susur Kota Samarinda yang mendokumentasikan berbagai cagar budaya dan objek pemajuan kebudayaan.
Wakil 1 Dinda Duta Budaya Kota Samarinda 2025, Desi Az Zahra Putri, mengatakan hasil kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk konten edukatif yang disesuaikan dengan karakter generasi muda.
“Kami membuat video-video edukasi yang dikemas secara menarik agar generasi muda lebih mudah mengenal budaya yang ada di Kota Samarinda,” kata Desi, dikutip Selasa 9 Juni 2026.
Sementara itu, Duta Budaya Intelegensia Kota Samarinda 2025, Daffa Abi Permana, menilai media sosial menjadi ruang strategis untuk mengubah anggapan bahwa budaya adalah sesuatu yang kuno.
Ia bahkan mendorong lahirnya dokumenter singkat tentang budaya Samarinda yang dapat dipublikasikan melalui berbagai platform digital. Konten kreatif yang dikemas secara menarik dapat menjadi jembatan bagi generasi muda untuk mengenal budaya daerah.
Melalui pendekatan tersebut diharapkan generasi muda dapat lebih dekat dengan budaya lokal, sekaligus memperkuat identitas Kota Samarinda di ruang digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....