PLN dan Poltekba Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi Industri
- 01 Okt 2026 08:02 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan vokasi terus diperkuat untuk mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Salah satunya dilakukan PLN UP2D Kaltimra melalui penyaluran bantuan panel listrik 3 phasa kepada Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba).
Bantuan yang disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN itu diserahkan pada Senin 28 September 2026. kepada Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya.
Panel listrik tersebut diperuntukkan bagi kegiatan praktik dan pembelajaran mahasiswa Jurusan Rekayasa Elektro. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu mahasiswa menghubungkan materi yang diperoleh di ruang kelas dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Kaltimra, Muchamad Meiryandi, mengatakan pendidikan merupakan salah satu sektor yang perlu mendapatkan dukungan secara berkelanjutan.
“Pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis sekaligus memahami kebutuhan dunia industri,” ujar Muchamad Meiryandi.
Ia menjelaskan, kerja sama PLN dengan perguruan tinggi dapat menjadi sarana untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan praktik dan pengalaman kerja.
Direktur Poltekba, Dr. Emil Azmanajaya, mengapresiasi bantuan yang diberikan PLN. Menurutnya, fasilitas praktik akan membantu mahasiswa meningkatkan keterampilan teknis sekaligus membangun ketelitian dalam bekerja.
“Fasilitas praktik juga memiliki peran penting dalam membangun ketelitian dan keterampilan teknis mahasiswa,” kata Emil.
Ia menambahkan, penerapan prosedur keselamatan juga perlu dibiasakan sejak mahasiswa berada di lingkungan pendidikan.
Manager PLN UP2D Kaltimra, Mohammad Roesdi, berharap panel listrik 3 phasa tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa.
“Mahasiswa tidak hanya memahami bagaimana suatu peralatan atau instalasi bekerja, tetapi juga memahami prosedur yang harus diterapkan ketika melakukan pekerjaan,” ujar Roesdi.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pembelajaran berbasis praktik sekaligus mendukung kesiapan lulusan Poltekba menghadapi kebutuhan dunia industri ketenagalistrikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....