Erau 2026 Milik Warga Kukar, Pemkab Siapkan Antisipasi Karhutla

  • 16 Sep 2026 20:26 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa Erau Adat Kutai merupakan milik seluruh masyarakat Kukar. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk wilayah yang masuk dalam Kesultanan Kutai Kartanegara, untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026. Hal tersebut disampaikan Aulia saat memimpin rapat final persiapan Erau Adat Kutai 2026 di Sekretariat Panitia Erau, Selasa, 15 September 2026.

“Erau Adat Kutai merupakan kegiatan besar yang digelar setiap tahun. Erau adalah milik seluruh masyarakat Kukar yang perlu kita jaga dan lestarikan,” ujar Aulia.

Menurutnya, rapat final tersebut digelar untuk memastikan seluruh persiapan, baik dari sisi rangkaian kegiatan, pelayanan masyarakat, keamanan, fasilitas pendukung maupun koordinasi antarpihak, dapat berjalan sesuai rencana.

Aulia mengatakan, Erau bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum penting untuk menjaga dan melestarikan adat, tradisi serta kebudayaan Kutai yang diwariskan secara turun-temurun.

“Erau menjadi momentum untuk menjaga adat, istiadat serta budaya yang diwariskan kepada masyarakat Kukar. Untuk itu, diperlukan dukungan seluruh masyarakat Kukar dan wilayah yang masuk dalam Kesultanan Kutai Kartanegara,” katanya.

Ia berharap seluruh rangkaian pesta adat tersebut dapat berlangsung aman, lancar dan tertib dengan tetap berpedoman pada ketentuan serta aturan yang berlaku.

Antisipasi Kondisi Udara dan Kesiapan Fasilitas

Dalam rapat final, Pemkab Kukar juga memberikan perhatian terhadap kondisi lingkungan, khususnya kualitas udara di tengah musim kemarau dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.

Aulia menegaskan Pemkab Kukar akan terus memantau kondisi kualitas udara melalui Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU). Apabila kondisi udara tidak memungkinkan untuk pelaksanaan kegiatan luar ruangan, pemerintah daerah akan menyiapkan langkah penyesuaian demi keselamatan masyarakat dan pengunjung.

“Pemkab akan terus memantau ISPU. Jika kondisi udara tidak memungkinkan untuk kegiatan luar ruangan, maka Pemkab Kukar akan menyiapkan penyesuaian,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....