Lapang Dada dan Tetap Istikamah di tengah Ujian

  • 15 Sep 2026 09:10 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Setiap era akan menemui tantangannya sendiri, setiap masa punya ujian yang berbeda. Jika dulu umat manusia diuji dengan keterbatasan, maka kini kita diuji dengan banjirnya informasi, derasnya persaingan, cepatnya perubahan, dan beratnya ekspektasi.

Ustaz KH. M. Khozin menerangkan, derasnya informasi tersebut berdampak pada terlihatnya perbedaan status seseorang, ada yang tampil sempurna, ada yang serba kekurangan. Jauh sebelum era digital lahir, Allah telah menetapkan sunnah kehidupan, melalui QS Al Balad ayat 4. “ Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah, “

“ Jadi wajar jika kita merasa lelah, berat menjalani kehidupan, hati merasa sempit dan gelisah. Karema memang demikianlah tabiat kehidupan dunia, “ ujar Ustaz Khozin.

Dunia memang merupakan tempat manusia ditempa, bukan tempat bebas ujian. Ujian tersebut datang agar iman dan kesabaran manusia semakin kuat.

“ Karena itu, kita harus mampu menghadapi setiap ujian dan tantangan dengan lapang dada. Kita harus yakin bahwa di balik setiap ujian yang Allah berikan, selalu ada jalan kelapangan yang Allah siapkan, “ kata Ustaz Khozin.

Seperti yang Allah firmankan dalam QS.. Al Baqarah ayat 245, “Allah menyempitkan dan melapangkan. Kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” Maka yakinlah semua keadaan, baik sempit maupun lapang, pada hakikatnya bersifat sementara.

“ Akhir dari semua perjalanan hidup adalah kembali kepada Allah Ta’ala untuk dihisab. Maka, janganlah kita terlena ketika berada dalam kelapangan, dan jangan pula berputus asa ketika berada dalam kesempitan, “ ucap Ustaz Khozin.

Lapang dada bukan berarti pasrah tanpa ikhtiar, namun menerima ketentuan Allah dengan hati yang jernih, sambil tetap melakukan usaha terbaik yang bisa dilakukan.Tetap istikamah dalam beribadah agar mendapat kekuatan dalam menghadapi setiap masalah yang ada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....