Pegawai RSUD AWS Samarinda, Kaltim Tuntut Pencairan TPP

  • 08 Sep 2026 12:33 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda: Ratusan pegawai RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda menggelar aksi damai menuntut kepastian pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai atau TPP. Hak tambahan penghasilan tersebut disebut belum dibayarkan sejak Juni 2026.

Aksi berlangsung di lingkungan RSUD AWS, Selasa, 8 September 2026, dan diikuti pegawai medis maupun nonmedis. Para peserta membentangkan spanduk berisi tuntutan serta pesan kepada manajemen rumah sakit dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Salah satu peserta aksi, AM, pegawai tetap sekaligus ASN Pemprov Kaltim yang bertugas di RSUD AWS, mengatakan keterlambatan pembayaran TPP telah berlangsung beberapa bulan. Kondisi tersebut membuat pegawai membutuhkan kepastian mengenai waktu pencairan.

“Sejak Juni TPP belum dibayarkan. Kami ingin ada kejelasan kapan hak kami ini bisa dicairkan,” ujar AM.

Menurut AM, persoalan tersebut menjadi perhatian bersama karena menyangkut hak pegawai yang selama ini menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Pegawai berharap manajemen rumah sakit dan pemerintah segera memberikan penjelasan secara terbuka.

“Kami bukan tidak memahami kalau ada kendala. Yang kami harapkan adalah keterbukaan dan kepastian, sehingga kami tahu kapan pembayarannya,” ucapnya.

Dalam aksi tersebut, pegawai juga membubuhkan tanda tangan solidaritas di atas kain putih. Aksi itu menjadi simbol persatuan sekaligus bentuk dukungan bersama agar persoalan TPP segera mendapatkan penyelesaian.

Meski menyampaikan tuntutan, pegawai memastikan aksi damai tidak mengganggu pelayanan kesehatan. Pelayanan kepada pasien tetap berjalan dan operasional RSUD AWS berlangsung seperti biasa.

Para pegawai berharap direksi RSUD AWS bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur segera memberikan solusi konkret. Kepastian pencairan TPP dinilai penting untuk menjaga kesejahteraan pegawai sekaligus mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....