Siswa SMAN 1 Sangatta Utara Belajar Jurnalistik dan AI

  • 18 Agt 2026 19:47 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Sangatta - Siswa SMA Negeri 1 Sangatta Utara melakukan kunjungan edukatif ke Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Selasa 18 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi pelajar untuk mengenal lebih dekat dunia komunikasi publik, pengelolaan informasi pemerintahan, hingga tantangan jurnalistik di tengah perkembangan teknologi digital.

Kunjungan yang berlangsung di Kantor Diskominfo Staper, Jalan Prof. Dr. Sudiatmo, Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, Sangatta, itu diterima langsung Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Binar H. Siburian, bersama jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, para siswa diajak bertukar gagasan mengenai perkembangan komunikasi publik serta bagaimana informasi pemerintahan dikelola dan disampaikan kepada masyarakat. Diskusi juga menyoroti perubahan dunia jurnalistik akibat pesatnya perkembangan teknologi, khususnya penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Pemanfaatan AI dinilai memberikan peluang besar bagi dunia pendidikan dan jurnalistik. Namun, teknologi tersebut juga membawa tantangan baru, terutama ketika digunakan secara tidak bertanggung jawab untuk memproduksi atau menyebarkan informasi yang dapat menyesatkan dan memicu keresahan di tengah masyarakat.

Karena itu, pelajar dinilai perlu memiliki kemampuan literasi digital yang kuat agar mampu memanfaatkan teknologi secara produktif sekaligus memahami risiko penyalahgunaannya.

Mewakili Kepala SMAN 1 Sangatta Utara, Sandra Junedi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran yang dirancang sekolah, khususnya untuk memperkuat kompetensi siswa di bidang jurnalistik.

"Perkembangan AI saat ini tidak bisa kita hindari. Justru anak-anak perlu dibekali kemampuan untuk menggunakan teknologi ini secara tepat, etis, dan bertanggung jawab, terutama dalam bidang jurnalistik," ujar Sandra.

Menurutnya, Diskominfo Staper Kutim dipilih sebagai salah satu lokasi pembelajaran karena memiliki keterkaitan erat dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, sekaligus didukung sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang tersebut.

"Kami melihat Diskominfo Staper memiliki komposisi yang kuat dalam pemanfaatan teknologi dan pengelolaan informasi. Ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar langsung dari lingkungan kerja yang relevan dengan kompetensi mereka," katanya.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai pentingnya kemampuan jurnalistik yang tidak hanya mengandalkan keterampilan menulis, tetapi juga kemampuan memverifikasi informasi, memahami teknologi, serta menjaga etika dalam menghasilkan karya jurnalistik.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi pelajar untuk memahami bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan tanggung jawab. Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan memilah fakta, melakukan verifikasi, dan menghasilkan informasi yang akurat menjadi bagian penting dari kompetensi generasi muda.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperluas wawasan siswa SMAN 1 Sangatta Utara sekaligus mendorong mereka menjadi pelajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa mengabaikan etika dan prinsip jurnalistik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....