Jabal Rahmah dan Pesan Persaudaraan dalam Islam
- 18 Agt 2026 07:33 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Jabal Rahmah tidak hanya dikenal sebagai salah satu lokasi bersejarah di kawasan Padang Arafah, Arab Saudi. Bukit yang kerap disebut sebagai Bukit Kasih Sayang ini juga menyimpan pesan yang relevan dalam kehidupan umat Islam hingga kini.
Mengutip dari laman Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Jabal Rahmah berada di Padang Arafah, sekitar 20 kilometer dari Kota Mekah. Nama Jabal Rahmah berasal dari kata “jabal” yang berarti bukit atau gunung dan “rahmah” yang berarti kasih sayang.
Nilai penting Jabal Rahmah tidak hanya terletak pada bentuk fisiknya, tetapi juga pada berbagai peristiwa yang ada dalam sejarah Islam. Salah satunya adalah kisah pertemuan Nabi Adam dan Hawa setelah keduanya menjalani kehidupan di bumi dan menjalani proses pertobatan.
Kisah tersebut memberikan gambaran tentang kasih sayang dan pengampunan Allah kepada manusia yang bersungguh-sungguh dalam bertobat. Bagi umat Islam, pesan itu menjadi pengingat bahwa kesalahan bukan akhir dari perjalanan seseorang, selama masih ada kemauan untuk memperbaiki diri dan kembali kepada Allah.
| Baca juga: Islam Ajarkan Menjaga Alam sejak Dini |
Jabal Rahmah juga berkaitan dengan peristiwa penting pada masa Rasulullah Saw, yaitu penyampaian Khotbah Wada' di Padang Arafah saat pelaksanaan haji terakhirnya. Mengutip dari laman BPKH, khotbah tersebut memuat pesan mengenai persatuan umat, perlindungan hak-hak manusia serta pentingnya menjunjung keadilan.
Ibadah haji tidak hanya memiliki dimensi hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga mengajarkan hubungan persaudaraan dan penghormatan terhadap hak orang lain. Makna persaudaraan itu semakin kuat ketika Jabal Rahmah dikaitkan dengan kisah Nabi Adam dan Hawa sebagai manusia pertama. Kisah tersebut sebagai pengingat seluruh manusia berasal dari satu leluhur tanpa ada perbedaan.
Karena itu, Jabal Rahmah dapat dimaknai lebih luas sebagai pengingat tentang nilai kemanusiaan dalam ajaran Islam. Sejarah yang melekat pada tempat tersebut mengajak umat untuk tidak hanya mengenang peristiwa masa lalu, tetapi juga menerapkan pesan tersebut dalam kehidupan masa kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....