Hari Pramuka ke-65, Kaltim Bergerak dari IKN

  • 14 Agt 2026 10:17 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID Samarinda - Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kalimantan Timur berlangsung bertahap, mulai kegiatan di IKN hingga peringatan akbar pada September mendatang.

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Timur berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar sejumlah kegiatan di Ibu Kota Nusantara (IKN), 14-15 Agustus 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut diisi dengan upacara dan berbagai aktivitas kepramukaan. Sementara peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kaltim secara akbar dijadwalkan pada 15-16 September 2026.

Sekretaris Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Timur, Suharno, mengatakan, pelaksanaan peringatan akbar diundur hingga September karena pada Agustus bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Untuk Kaltim secara akbar akan kami laksanakan 15 dan 16 September. Karena di Agustus ini bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan, sehingga kegiatan besar Pramuka kami laksanakan September," kata Suharno kepada RRI.

Meski peringatan akbar digelar September, aktivitas Pramuka Kaltim tetap berlangsung pada Agustus. Salah satunya melalui keikutsertaan anggota Pramuka Kaltim dalam Jambore Nasional Pramuka 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.

Jambore Nasional berlangsung 13-20 Agustus 2026 dan menjadi pertemuan besar Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk membangun persaudaraan sekaligus mengasah keterampilan dan kemandirian.

Suharno menegaskan, keterlibatan Pramuka Kaltim dalam kegiatan nasional menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi muda. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh anggota Pramuka dapat menjadi bekal untuk diterapkan di daerah.

"Pramuka bukan hanya kegiatan di sekolah, tetapi bagaimana anak-anak kita mendapatkan pengalaman, keterampilan, dan pembentukan karakter untuk menghadapi masa depan," ujarnya.

Pandangan tersebut juga dirasakan kalangan pelajar dan mahasiswa. Raina, mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda, menilai kegiatan Pramuka tetap relevan bagi generasi muda di tengah perkembangan zaman.

Menurut Raina, Pramuka tidak semestinya hanya dipandang sebagai kegiatan sekolah. Nilai kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, dan kemandirian dinilai dapat menjadi bekal generasi muda setelah menyelesaikan pendidikan.

"Pramuka itu bukan hanya kegiatan di sekolah. Banyak hal yang bisa menjadi bekal untuk masa depan, terutama bagi generasi muda," kata Raina.

Sementara itu, Karla Larasati, siswa SMK IT Subussalam, berharap pemerintah terus memberikan dukungan terhadap kegiatan kepramukaan. Dukungan tersebut dinilai penting agar Pramuka semakin berkembang dan mampu menarik lebih banyak generasi muda.

"Kami berharap pemerintah terus mendukung kegiatan Pramuka supaya semakin maju dan semakin banyak anak muda yang ikut," ujar Karla.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kaltim pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat kepramukaan diharapkan terus menjadi bagian dari pembentukan generasi muda yang tangguh, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....