Hadapi Kemarau Panjang, Bersiaga di Kubu Raya
- 04 Agt 2026 15:14 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Kalimantan Selatan - Memasuki puncak musim kemarau tahun ini, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
kembali menjadi perhatian utama di wilayah Kalimantan, khususnya di Kabupaten Kubu Raya.
Curah hujan yang sangat rendah dalam beberapa minggu terakhir menyebabkan kondisi lahan gambut dan hutan menjadi sangat kering serta mudah terbakar.
Kondisi tersebut meningkatkan risiko meluasnya kebakaran yang dapat berdampak serius pada kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, aparat keamanan dan petugas pemadam kebakaran di Kubu Raya memperkuat berbagai upaya pencegahan.
Dikutip dari laman Indonesia.go.id pada Selasa 4 Agustus 2026. Patroli intensif dilakukan secara rutin untuk mendeteksi titik panas sedini mungkin.
Teknologi pemantauan satelit juga dimanfaatkan guna memantau perkembangan karhutla secara real time.
Selain itu, tim pemadam kebakaran bersiaga dengan perlengkapan lengkap untuk melakukan tindakan cepat saat ditemukan titik api.
Upaya lain yang dilakukan adalah edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Sosialisasi ini diharapkan bisa menekan praktik pembakaran yang seringkali menjadi penyebab utama kebakaran hutan dan lahan.
Kondisi serupa juga terjadi di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Petugas Manggala Agni terus berjuang memadamkan api di kawasan gambut yang kering kerontang.
Hingga 26 Juli 2026, tercatat 54,44 hektare lahan telah terbakar dalam 109 kejadian.
Data ini menunjukkan betapa rentannya kawasan tersebut selama musim kemarau panjang.
Kesiapsiagaan dan kerjasama antara aparat pemerintah, petugas kebakaran,
dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan kemarau panjang kali ini.
Harapannya, langkah-langkah preventif yang telah dilakukan dapat meminimalisir dampak buruk
kebakaran hutan dan lahan serta menjaga kelestarian lingkungan di Kubu Raya dan sekitarnya.
Dengan semangat bersama, kita bisa hadapi kemarau panjang ini dengan lebih sigap dan bertanggung jawab demi masa depan bumi yang lebih sehat dan aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....