Hari Anak Nasional 2026, Pertamina Perkuat Pendikresa untuk Pendidikan Anak

  • 24 Jul 2026 06:25 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Memperingati Hari Anak Nasional, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus menjalankan Program Pengembangan Pendidikan dan Kreativitas Anak (Pendikresa) di wilayah sekitar Fuel Terminal Samarinda sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan karakter anak.

Program yang mulai berjalan sejak 2023 itu berfokus pada pendampingan belajar, peningkatan literasi, pendidikan keagamaan, serta pengembangan kreativitas dan keterampilan anak melalui pendekatan berbasis masyarakat.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan Program Pendikresa menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membangun lingkungan belajar yang melibatkan masyarakat.

"Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-citanya. Melalui Program Pendikresa, kami berupaya menghadirkan ruang belajar yang membentuk karakter, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan," kata Edi dalam keterangan tertulis yang diterima rri.co.id, Kamis, 23 Juli 2026.

Edi menjelaskan, Program Pendikresa dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat, relawan, pemerintah, dan berbagai mitra. Kolaborasi tersebut dibangun untuk menghadirkan ruang belajar berbasis komunitas sekaligus memperkuat peran pemuda di lingkungan sekitar.

Sebab ia mengungkapkan, adanya program tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pemetaan sosial di wilayah operasional perusahaan. Hasil pemetaan menunjukkan kebutuhan utama masyarakat adalah ruang belajar berbasis komunitas.

"Program ini tidak hanya memberikan pendampingan kepada anak-anak, tetapi juga membuka ruang bagi pemuda lokal untuk mengambil peran sebagai relawan dan penggerak perubahan di lingkungannya," ujarnya.

Edi mengatakan, sejak dilaksanakan pada 2023, Program Pendikresa mencakup bidang pendidikan, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta kreativitas dan penguatan karakter. Hingga 2026, sebanyak 70 anak mengikuti bimbingan belajar, 250 anak mengikuti kelas minat dan bakat, dan 35 pemuda terlibat sebagai relawan.

Selain itu, Program Pendikresa juga membentuk The Recycle Room sebagai tempat edukasi pengelolaan sampah kertas. Program tersebut meraih ENSIA Awards 2025 kategori Inovasi Sosial, sedangkan penggagasnya, Yurni Handayani, menerima ENSIA Awards 2025 kategori Pengurangan Kesenjangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....