Halo RRI: Masyarakat Kutai Barat Soroti Mitigasi Musim Kemarau di Kaltim
- 22 Jul 2026 11:52 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Masyarakat Kalimantan Timur meminta pemerintah memperkuat langkah mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring perubahan cuaca dan meningkatnya potensi musim kemarau. Aspirasi tersebut disampaikan dalam program Halo RRI yang disiarkan Pro 1 RRI Samarinda, Rabu, 22 Juli 2026.
Salah satu pendengar, Sarnelius, warga Kabupaten Kutai Barat, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap ancaman karhutla yang berpotensi meningkat saat cuaca kering. Menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak bagi masyarakat maupun lingkungan.
"Kami berharap pemerintah lebih meningkatkan perhatian terhadap mitigasi kebakaran hutan, terutama saat musim kemarau. Pencegahan harus dilakukan sejak dini agar dampaknya tidak semakin besar," ujar Sarnelius dalam dialog Halo RRI, Rabu.
Ia menilai kesiapsiagaan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat, hingga masyarakat, perlu terus diperkuat melalui edukasi, patroli rutin, serta penyediaan sarana pendukung penanggulangan karhutla. Langkah tersebut dinilai penting mengingat perubahan cuaca dapat meningkatkan risiko munculnya titik-titik kebakaran di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.
Program Halo RRI menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, maupun masukan terkait pelayanan publik secara langsung kepada pemerintah dan pemangku kepentingan. Program ini disiarkan secara rutin setiap Senin, Rabu, dan Jumat pukul 09.00 Wita melalui Pro 1 RRI Samarinda 97,6 FM.
Mengusung slogan "Suara Anda, Solusi Bersama", Halo RRI diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan pemerintah sehingga setiap aspirasi dapat ditindaklanjuti secara nyata demi peningkatan kualitas pelayanan publik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....