BPBD PPU Imbau Warga Waspadai Ancaman Karhutla saat Kemarau

  • 08 Jul 2026 07:21 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang berisiko memicu kebakaran, seperti membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang puntung rokok sembarangan di kawasan yang kering, Rabu, 8 Juli 2026.

Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila, mengatakan upaya pencegahan karhutla memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, langkah antisipasi sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan penanganan ketika kebakaran sudah meluas.

"Pencegahan merupakan langkah paling penting untuk meminimalkan risiko terjadinya karhutla. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati selama musim kemarau dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan," ujarnya.

Selain itu, BPBD PPU meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api, kepulan asap, atau indikasi kebakaran kepada BPBD, pemerintah setempat, maupun aparat terkait. Pelaporan yang cepat dinilai sangat penting agar petugas dapat segera melakukan pemadaman sebelum api meluas.

"Apabila masyarakat melihat adanya asap, titik api, atau tanda-tanda kebakaran, segera laporkan agar petugas dapat bergerak cepat melakukan pemadaman. Semakin cepat ditangani, semakin kecil risiko kebakaran meluas," kata Nurlaila.

Saat ini, BPBD PPU terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan menghadapi musim kemarau. Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka serta bersama-sama menjaga lingkungan guna mencegah terjadinya karhutla.

BPBD berharap sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan sehingga ancaman kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau dapat diminimalkan, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....