Tahun Baru 1448 Hijriah, Masyarakat Diajak Wujudkan Hijrah Digital yang Positif
- 07 Jul 2026 13:52 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, masyarakat diajak memaknai hijrah sebagai perubahan sikap dalam memanfaatkan teknologi digital. Di tengah derasnya arus informasi, hijrah dinilai harus diwujudkan melalui penggunaan media digital yang lebih bijak dan bernilai ibadah.
Hal itu disampaikan Ustaz Agus Suwarto Edi dari Sahabat Misykat Indonesia dalam program Hikmah Pagi RRI Pro4 Samarinda. Menurutnya, era digital telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat termasuk generasi muda.
| Baca juga: Hari Asyura dan Hikmah yang Bisa Kita Ambil |
Hampir seluruh aktivitas manusia kini bersentuhan dengan internet dan media sosial. Kondisi tersebut menghadirkan peluang sekaligus tantangan terhadap kualitas keimanan seseorang, apabila tidak disikapi dengan benar.
"Dengan adanya banjir informasi di era digital ini, muncul pertanyaan besar, di manakah posisi iman generasi muda kita. Bagaimana membentuk mentalitas mereka agar tidak sekadar menjadi konsumen digital, melainkan menjadi generasi yang berjiwa hijrah," ujar Ustaz Agus, dikutip Selasa 7 Juli 2026.
Makna hijrah masa kini yaitu meninggalkan berbagai perilaku yang dilarang Allah Swt termasuk dalam aktivitas digital sehari-hari. Hijrah digital dapat dimulai dengan meninggalkan kebiasaan menyebarkan ujaran kebencian, mengakses konten negatif hingga membatasi aktivitas scrolling tanpa tujuan yang hanya menghabiskan waktu.
"Berjiwa hijrah di era digital berarti memiliki kemampuan spiritual dan intelektual. Menjauh dari budaya flexing dan scrolling tanpa arah. Kemudian mencari ilmu yang bermanfaat dan menyebarkan kedamaian," katanya Ustaz Agus.
Masyarakat khususnya generasi muda, diharapkan mampu menjadikan teknologi sebagai sarana memperkuat keimanan dan memperbanyak amal kebaikan, sehingga hijrah tercermin dalam perilaku sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....