Layanan Psikologi "Satunada Jiwa" dengan Tarif Terjangkau

  • 03 Jul 2026 12:39 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Masalah kesehatan mental di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa, sering kali terbentur oleh mahalnya biaya konsultasi ke tenaga profesional. Menjawab tantangan tersebut, komunitas Samarinda Mental Care resmi meluncurkan sebuah layanan psikologi baru yang diberi nama "Satunada Jiwa". Layanan ini dirancang secara khusus agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat dengan tarif yang ramah di kantong.

Pendiri Samarinda Mental Care dan Satunada Jiwa, Mar'atus Salikhah yang akrab disapa Lili, mengungkapkan bahwa kehadiran layanan ini dilatarbelakangi oleh persepsi masyarakat yang menganggap layanan psikologi sebagai sesuatu yang mewah. Melalui Satunada Jiwa, hambatan finansial tersebut coba dipangkas tanpa mengurangi kualitas layanan profesional yang diberikan.

"Satunada jiwa sendiri itu masih di bawahnya Samarinda Mental Care. Sebuah platform layanan psikologi yang kita bangun dengan tarif yang cukup affordable untuk masyarakat, jadi mahasiswa pun bisa akses. Karena kebanyakan orang menganggap selama ini kan psikolog itu mahal, psikolog itu terlalu pricey lah untuk mereka. Nah, kami tuh berusaha hadir, ini loh ada bantuan yang tarifnya itu lumayan terjangkau," ujar Lili dalam program Obrolan Komunitas di Pro1 RRI Samarinda, dikutip Jumat, 3 Juli 2026.

Layanan ini tidak hanya terbatas di Kota Samarinda, melainkan telah meluas ke beberapa wilayah lain di Indonesia. Konsep aksesibilitas yang inklusif ini memungkinkan masyarakat dari berbagai daerah, baik di pusat kota maupun area yang jauh, untuk mendapatkan pendampingan psikologis yang setara.

Untuk mendukung operasional dan jangkauan layanan, Satunada Jiwa telah bersinergi dengan belasan tenaga profesional yang siap mendampingi klien. Para profesional ini terdiri dari psikolog dan konselor yang memiliki spesialisasi beragam, disesuaikan dengan kebutuhan

"Terus juga pilihan yang tersedia itu cukup banyak ya di kami, ada sekitar kurang lebih 14 psikolog konselor yang tergabung dan klien bisa memilih di beberapa kota itu kita menyediakan layanan secara offline juga. Ada di Samarinda, ada di Maluku, kemudian ada di wilayah Jabodetabek juga," ujarnya.

Dengan adanya kolaborasi dari 14 psikolog dan konselor tersebut, Satunada Jiwa diharapkan mampu menjadi jembatan bagi mahasiswa dan masyarakat umum yang selama ini memendam masalah psikologisnya hanya karena terkendala faktor biaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....