BAZNAS Kutim Salurkan Zakat Produktif Perkuat Ekonomi Mustahik
- 30 Jun 2026 19:18 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Kutim - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui Program Bantuan Usaha Ekonomi Produktif bersama Dinas Sosial, BAZNAS Kutim menyalurkan bantuan dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar kepada ratusan mustahik.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kutai Timur, Selasa 30 Juni 2026 mengusung tema "Menebar Maslahat, Menguatkan Umat, Zakat Produktif UMKM Kreatif."
Ketua BAZNAS Kutai Timur, Masnif Sofwan, mengatakan program tersebut merupakan bentuk nyata sinergi BAZNAS dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendayagunaan zakat secara produktif.
"Program ini menjadi bukti bahwa BAZNAS Kutai Timur senantiasa mendukung program dan agenda pembangunan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi mampu menjadi modal untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan para mustahik," ujarnya.
Pada kesempatan itu, BAZNAS Kutai Timur menyalurkan bantuan pengentasan kemiskinan bagi 173 mustahik kategori miskin desil 3–4 dengan total bantuan sebesar Rp835 juta.
Selain itu, BAZNAS juga memberikan bantuan rutin kepada 26 mustahik kategori miskin ekstrem sebesar Rp500 ribu per bulan, dengan total anggaran mencapai Rp117 juta.
Tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi, BAZNAS Kutai Timur juga menyerahkan bantuan rehabilitasi Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) kepada dua penerima manfaat di Kecamatan Bengalon dan Sangatta Utara dengan total bantuan Rp80 juta.
Sebagai bentuk penguatan sektor usaha mikro, BAZNAS turut menyerahkan bantuan alat produksi bagi 180 pelaku UMKM skala mikro (Usaha Ekonomi Produktif) yang berasal dari Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.
Masnif Sofwan menegaskan bahwa zakat harus mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kehidupan masyarakat.
"Zakat produktif tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga membuka peluang usaha, menciptakan kemandirian ekonomi, dan pada akhirnya diharapkan mampu mengubah mustahik menjadi muzaki. Itulah tujuan besar yang terus kami perjuangkan melalui berbagai program pemberdayaan," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....