BNN Samarinda Ungkap Alasan Anak Muda Terjerumus Narkoba
- 24 Jun 2026 14:25 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Maraknya kasus penggunaan obat-obatan ilegal seperti narkotika menjadi ancaman yang cukup meresahkan terutama bagi anak muda. Tren ini juga ditambah dengan semakin banyak orang yang menganggap hal tersebut mulai lumrah atau dinormalisasikan.
Menanggapi hal tersebut, Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Samarinda, M. Fauzan Amrillah, menanggapi bahwa saat ini anak muda berada di posisi consume culture atau budaya konsumsi.
”Mereka butuh yang namanya simbol untuk terlihat keren, hebat, atau jago. Simbol tersebut tidak hanya sebatas ketika seseorang menggunakan handphone keren atau motor bagus, tapi salah satunya dengan menggunakan narkoba,” ucapnya dikutip Rabu, 24 Juni 2026.
Saat menghadiri obrolan SPADA (Selamat Pagi Teman Pro 2) edisi anti narkoba, ia melanjutkan ada beberapa anak muda yang beranggapan ketika menggunakan narkoba akan terkesan seperti orang hebat dan pemberani, singkatnya dianggap kuat, karena berani melawan arus.
Hal ini yang terjadi di Kota Samarinda dan sangat mengkhawatirkan, pasalnya untuk penggunanya sendiri tidak hanya dari kalangan remaja, tapi juga hingga mahasiswa terjerumus karena ingin diakui.
Terdapat banyak faktor kenapa pada akhirnya anak muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika, “Kalau dari sisi psikologisnya karena mereka sebenarnya tidak bahagia,” katanya.
Ia menambahkan sebenarnya bagi mereka, narkoba adalah racun, namun mereka merasa hidupnya sendiri juga sudah seperti racun, “sehingga mereka membutuhkan sedikit racun untuk menetralisir racun dunia yang sedang dijalani,” ucapnya.
Ia selalu menyarankan kepada para remaja ketika sedang mengalami permasalahan hidup, sebenarnya terdapat banyak pilihan untuk mengalihkan kesedihan dan tidak harus menggunakan narkoba, “Misalnya ikut olahraga yang sedang tren seperti padel atau tenis,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....