Doa Khatam Al-Qur’an: Keutamaan, Waktu Mustajab, dan Tata Cara Lengkap
- 22 Jun 2026 11:24 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Orang yang telah mengkhatamkan Al-Qur’an, terlebih pada bulan Ramadan yang merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an, dianjurkan untuk mengumpulkan keluarga, kerabat, tetangga, atau teman guna melaksanakan doa bersama.
Dilansir dari Jabar.NU.or.id pada Senin 22 Juni 2026, doa saat mengkhatamkan Al-Qur’an termasuk waktu yang mustajab. Hal ini karena Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya pada momen tersebut.
Rasulullah SAW dan para ulama menjelaskan sejumlah keistimewaan bagi orang yang mengkhatamkan Al-Qur’an. Di antaranya, turunnya rahmat Allah SWT sebagaimana diriwayatkan dalam hadis: “Apabila dikhatamkan Al-Qur’an, maka turunlah rahmat Allah.” (HR. at-Thabrani dan Ibnu Abi Syaibah dari Mujahid).
Keutamaan lainnya adalah doa yang diaminkan oleh ribuan malaikat. “Barang siapa membaca Al-Qur’an lalu berdoa, maka 4.000 malaikat mengaminkan doanya.” (HR. ad-Darimi).
Selain itu, disebutkan pula bahwa orang yang mengkhatamkan Al-Qur’an akan didoakan ampunan oleh puluhan ribu malaikat. “Apabila seorang hamba mengkhatamkan Al-Qur’an, maka 60.000 malaikat memohonkan istigfar untuknya pada saat itu.” (HR. ad-Dailami).
Tata Cara Khataman Al-Qur'an
Kaifiat atau tata cara khataman Al-Qur’an biasanya diawali dengan tawasul, kemudian membaca surat-surat tertentu secara berurutan, dan diakhiri dengan doa khatmul Qur’an.
Pertama, diawali dengan tawasul kepada Rasulullah SAW, keluarga, istri, keturunan, Ahlul Bait, para sahabat, para nabi, malaikat, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang saleh. Termasuk para ulama mujtahid, muqallid, mushannif, serta mujahid fi sabilillah. Selain itu juga kepada seluruh wali Allah, khususnya Syekh Abdul Qadir al-Jailani, kemudian ditutup dengan pembacaan Surah Al-Fatihah.
Setelah tawasul, dilanjutkan dengan membaca 22 surat terakhir Al-Qur’an secara berurutan, mulai dari Surah Ad-Duha, Al-Insyirah, At-Tin, Al-‘Alaq, Al-Qadr, hingga An-Nas. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan awal Surah Al-Baqarah ayat 1–5, serta rangkaian bacaan lain sesuai tradisi tahlil.
Tahap terakhir adalah doa khatmul Qur’an yang berisi pujian kepada Allah SWT, shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta permohonan ampunan, keberkahan, dan kebaikan dunia akhirat bagi diri sendiri, keluarga, dan seluruh umat Muslim.
Dengan memahami keutamaan dan tata cara khataman Al-Qur’an ini, umat Islam diharapkan semakin termotivasi untuk memperbanyak tilawah serta mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....