Empat Kelurahan Jadi Lokasi Gerakan Pangan Murah

  • 10 Jun 2026 07:58 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok dan mengendalikan inflasi daerah. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara bergilir di empat kelurahan mulai 10 hingga 18 Juni 2026.

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Nadya Turisna, mengatakan empat kelurahan yang menjadi lokasi pelaksanaan GPM tahun ini yakni Kelurahan Tanah Merah, Kelurahan Sempaja Selatan, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, dan Kelurahan Sidodamai.

Hal tersebut disampaikan Nadya saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang dilaksanakan pada Senin, 8 Juni 2026. Menurutnya, pelaksanaan GPM menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam merespons dinamika harga pangan nasional yang masih mengalami fluktuasi.

"Gerakan Pangan Murah akan kami laksanakan secara bergilir di empat kelurahan, yaitu Tanah Merah, Sempaja Selatan, Teluk Lerong Ulu, dan Sidodamai. Kegiatan ini berlangsung mulai 10 hingga 18 Juni 2026," ujarnya.

Ia menjelaskan, program tersebut bertujuan untuk mempermudah masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi instrumen pengendalian inflasi yang terus dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait.

Menurut Nadya, berbagai komoditas pangan strategis akan disediakan dalam kegiatan tersebut, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang lebih stabil.

"Kami berharap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Kota Samarinda," ucapnya.

Pemerintah Kota Samarinda terus berkomitmen melakukan berbagai langkah pengendalian inflasi, termasuk melalui pemantauan harga pasar, koordinasi lintas sektor, serta pelaksanaan program stabilisasi pasokan dan harga pangan di tingkat masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....