Keutamaan 10 Hari Pertama Zulhijah dan Amalan yang Dianjurkan
- 19 Mei 2026 12:55 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Para ulama menjelaskan, dalam satu tahun terdapat tiga periode yang memiliki keutamaan luar biasa dalam Islam. Ketiga periode tersebut adalah 10 hari terakhir bulan Ramadan, 10 hari pertama bulan Zulhijah, dan 10 hari pertengahan bulan Syakban yang di dalamnya terdapat malam Nisfu Syakban.
Dari ketiga waktu istimewa tersebut, para ulama bersepakat bahwa 10 hari pertama bulan Zulhijah merupakan periode paling mulia. Keutamaan ini didasarkan pada hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang menjelaskan besarnya nilai amal saleh pada hari-hari tersebut.
Dilansir dari kanal YouTube Ngaji Halimah Alaydrus pada Selasa 19 Mei 2026, Ustazah Halimah Alaydrus menerangkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyebut tidak ada hari ketika amal ibadah lebih dicintai Allah selain pada 10 hari pertama bulan Zulhijah.
“Tidak ada hari di mana amal-amal lebih disukai Allah daripada 10 hari pertama bulan Zulhijah,” ujar Ustazah Halimah Alaydrus saat menyampaikan kajiannya.
Ia menjelaskan, berbagai ibadah seperti puasa, zikir, sedekah, hingga ibadah malam memiliki keutamaan yang sangat besar apabila dilakukan pada awal bulan Zulhijah. Untuk ibadah puasa, umat Islam dianjurkan melaksanakannya sejak tanggal 1 hingga 9 Zulhijah karena tanggal 10 merupakan Hari Raya Iduladha yang diharamkan untuk berpuasa.
Selain puasa, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak zikir selama 10 hari pertama Zulhijah. Menurut Ustazah Halimah Alaydrus, zikir terbaik sebagaimana diajarkan Rasulullah adalah kalimat tauhid “Lā ilāha illallāh”. Kalimat tersebut menjadi zikir utama yang sangat dianjurkan untuk diamalkan secara rutin.
“Sebaik-baik yang aku ucapkan dan yang diucapkan para nabi sebelumku adalah la ilaha illallah,” katanya, mengutip hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.
Ia juga menyarankan umat Islam untuk memperbanyak bacaan zikir lengkap seperti, “Lā ilāha illallāh wahdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyī wa yumīt wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr.” Zikir tersebut dapat dibaca sebanyak mungkin sesuai kemampuan, misalnya 1.000 kali setiap hari selama 10 hari pertama Zulhijah.
Tak hanya itu, menghidupkan malam-malam pada awal Zulhijah dengan salat, doa, dan membaca Al-Qur’an juga memiliki pahala yang besar. Dalam hadis lain disebutkan bahwa orang yang menghidupkan malam pada 10 hari pertama Zulhijah akan memperoleh keutamaan seperti beribadah pada malam Lailatulqadar.
Karena itu, umat Islam diajak untuk memanfaatkan momentum istimewa ini dengan memperbanyak amal saleh, memperkuat ibadah, serta mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kesempatan meraih pahala besar pada 10 hari pertama Zulhijah menjadi momen yang sangat berharga dan tidak sepatutnya dilewatkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....