Ibadah Kurban Jadi Penggerak Solidaritas Sosial

  • 12 Mei 2026 10:59 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, umat Islam mulai mempersiapkan diri menyambut ibadah kurban. Memasuki bulan Zulkaidah, semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali menguat di tengah masyarakat.

Ustazah Abnan Pancasilawati dari Sahabat Misykat Indonesia, menjelaskan bulan Zulkaidah bukan sekadar masa penantian menuju Iduladha. Bulan tersebut menjadi momentum persiapan spiritual, sosial dan ekonomi bagi umat Islam sebelum melaksanakan ibadah kurban.

“Kurban itu bukan sekadar tentang mampu membeli hewan, tetapi tentang sejauh mana hati kita mendahulukan ketaatan kepada Allah dibandingkan kepentingan duniawi,” ujar Ustazah Abnan.

Ibadah kurban tidak hanya membangun hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mempererat kepedulian kepada sesama. Daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat, dinilai mampu memperkuat solidaritas sosial khususnya bagi warga yang membutuhkan.

Selain itu, pelaksanaan kurban juga dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Mulai dari peternak, pedagang hewan, hingga pelaku UMKM ikut merasakan dampak ekonomi dari meningkatnya aktivitas menjelang Iduladha.

“Secara ekonomi, kurban menggerakkan sektor peternakan, UMKM dan distribusi daging. Ini menciptakan perputaran uang sekaligus memperkuat solidaritas sosial,” katanya, dikutip Selasa, 12 Mei 2026.

Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok dan kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil, Ustazah Abnan mengajak masyarakat untuk tetap memiliki semangat berkurban sesuai kemampuan. Masyarakat bisa mulai merencanakan tabungan kurban sejak jauh hari. Dengan menyisihkan uang, ibadah kurban tetap bisa diwujudkan tanpa mengganggu kebutuhan utama keluarga.

Ustazah Abnan juga mengingatkan agar ibadah kurban tidak dijadikan ajang pamer atau pencitraan sosial. Kurban yang dinilai oleh Allah bukanlah dari ukuran hewannya, namun dari ketakwaan dan niat tulus orang yang beribadah.

Menjelang Iduladha, masyarakat diharapkan dapat menjadikan ibadah kurban sebagai sarana memperkuat kepedulian sekaligus meningkatkan kualitas ketakwaan. Dengan semangat berbagi, momentum kurban diyakini mampu memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....