Keadilan Sebagai Fondasi Utama Kehidupan Umat Islam

  • 11 Mei 2026 20:17 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Persoalan keadilan di tengah realitas sosial saat ini sering kali menjadi keluhan utama masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Ustaz Mustamin Fattah menegaskan, keadilan merupakan nilai fundamental yang diperintahkan langsung oleh Allah Swt sebagai pijakan utama dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

Fenomena hukum yang tajam ke bawah namun tumpul ke atas menjadi persoalan yang disoroti dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, Rabu, 29 April 2026. Realitas di mana orang jujur tersisih dan orang licik mendapat panggung politik yang istimewa menuntut setiap individu untuk kembali pada prinsip dasar agama.

Keadilan dalam Islam tidak hanya dipandang secara sempit, melainkan sebuah kerangka kerja moral yang menyeluruh. Ustaz Mustamin menjelaskan, nilai ini mencakup pemenuhan hak kepada Tuhan, diri sendiri, dan orang lain secara seimbang. Tanpa adanya keseimbangan ini, maka kezaliman akan merajalela dan merusak tatanan sosial yang ada.

"Keadilan itu adalah memberi sesuai hak, isbatin alain, menempatkan sesuatu pada tempatnya,” ujarnya menegaskan agar kehidupan berjalan secara harmonis. Hal ini menjadi kunci agar setiap individu mendapatkan apa yang memang seharusnya mereka terima sesuai dengan kebutuhan dan proporsinya.

Lebih lanjut, Ustaz Mustamin menjelaskan, adil tidak selalu berarti harus sama persis antara satu individu dengan yang lainnya. Adil lebih menekankan pada pembagian yang proporsional sesuai dengan keperluan yang ada pada saat itu. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat mendapatkan perhatian yang tepat sesuai dengan kondisi masing-masing.

Penerapan keadilan ini juga sangat krusial agar ibadah yang dijalankan seseorang tidak kehilangan makna sosialnya.

"Keadilan itu adalah pondasi, maka ihsan itu adalah puncak spiritualitas,” ucapnya. Hal tersebut menunjukkan, seseorang tidak bisa mencapai kesalehan sejati tanpa memiliki sikap adil. Keadilan menjadi prasyarat bagi tumbuhnya nilai-nilai kebaikan lainnya dalam diri seorang Muslim.

Ustaz Mustamin mengingatkan, keadilan besar sering kali dimulai dari hal-hal kecil di lingkungan terdekat. Memperbaiki diri sendiri dan tidak menzalimi hak orang lain dalam lingkup keluarga adalah langkah awal menuju keadilan sistemik yang lebih luas. Dengan demikian, setiap pribadi muslim memiliki tanggung jawab untuk menjadi penegak keadilan mulai dari unit sosial yang paling kecil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....