Strategi Memaksimalkan Ibadah di Bulan Zulkaidah

  • 11 Mei 2026 05:02 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Bulan Zulkaidah memang tidak memiliki amalan spesifik seperti puasa Arafah di bulan Zulhijah. Namun, umat Islam tetap dianjurkan memaksimalkan ibadah umum. Bulan Zulkaidah seharusnya menjadi momentum pemanasan spiritual sebelum memasuki puncak ibadah haji dan kurban.

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak puasa sunah seperti puasa Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, maupun puasa Daud. Dalam siaran Mutiara Pagi RRI, Ustazah Zainiyatul Muhibah dari Kementerian Agama Kota Samarinda mengatakan penting untuk meningkatkan kualitas ibadah yang selama ini mungkin masih terasa melemah.

Ibadah puasa memiliki keistimewaan tersendiri karena selain memberikan pahala, ia juga berperan sebagai penghapus dosa-dosa kecil. "Jadi puasa itu bisa dikatakan pahalanya two-in-one gitu. Ibadahnya puasa saja, akan tetapi yang didapatkan selain mendapatkan pahala dosanya juga terkurangi," kata Ustazah Zainiyatul, dikutip Senin 11 Mei 2026.

Selain berpuasa, umat Muslim diingatkan untuk menjaga lisan dan perbuatan agar tidak terjebak dalam konflik atau pertengkaran. Menahan diri dari amarah merupakan salah satu cara paling efektif untuk memanen pahala di bulan Zulkaidah.

"Kita mau marah kepada siapapun kalau bisa ditahan berarti tidak jadi dosa kan begitu," ujarnya.

Memperbanyak zikir, membaca selawat, dan membaca Al-Qur'an, juga disarankan untuk dilakukan oleh umat Islam agar dapat mengisi hari-hari di bulan Zulkaidah dengan ketenangan jiwa. Persiapan spiritual yang matang di bulan ke-11 ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat untuk menyambut bulan suci Zulhijah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....