Indikator dan Ciri-ciri Haji Mabrur Menurut Pandangan Ulama
- 10 Mei 2026 15:43 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Memperoleh predikat haji mabrur adalah dambaan setiap orang yang berangkat ke tanah suci. Namun, kemabruran haji tidak dilihat dari gelar yang disandang, melainkan dari perubahan nyata dalam perilaku sehari-hari setelah kembali.
Menurut Ustaz Muhammad Khozin, perubahan perilaku menjadi lebih baik adalah kunci utama. Seseorang yang hajinya mabrur akan menunjukkan peningkatan ketaatan kepada Allah Swt dan memiliki akhlak yang lebih mulia.
"Ciri-ciri haji yang mabrur ditandai dengan perubahan perilaku menjadi lebih baik setelah kembali dari tanah suci," ujarnya dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, dikutip Minggu 10 Mei 2026.
Para ulama merumuskan beberapa ciri spesifik, di antaranya adalah lisan yang lebih terjaga. Haji mabrur akan membuat seseorang lebih santun dalam bertutur kata, menjauhi perkataan kotor, dan menghindari konflik. Selain itu, aspek kepedulian sosial juga menjadi indikator kuat, seperti gemar bersedekah dan membantu sesama.
Ustaz Khozin juga menekankan pentingnya menebarkan kedamaian. Haji mabrur menciptakan pribadi yang ramah dan proaktif dalam menciptakan suasana atmosfer yang damai di lingkungannya. Kedisiplinan dalam ibadah, seperti salat yang lebih tepat waktu dan khusyuk, juga menjadi bagian dari indikator tersebut.
"Orang yang meraih haji mabrur akan lebih santun, gemar menebarkan kedamaian, dan ringan tangan untuk membantu sesama," ucapnya. Hal ini menunjukkan, ibadah haji memiliki dimensi vertikal kepada Tuhan dan horizontal kepada manusia.
Ia juga mengingatkan, bekal yang digunakan untuk berhaji haruslah berasal dari harta yang halal. Harta yang haram akan menghambat diterimanya doa dan ibadah. Konsistensi dalam kebaikan setelah pulang haji adalah ujian sesungguhnya bagi jemaah untuk mempertahankan kemabruran tersebut.
Pada akhirnya, haji mabrur adalah sebuah proses perbaikan diri yang berkelanjutan. Gelar haji yang diberikan masyarakat seharusnya menjadi beban moral bagi penyandangnya untuk terus menjaga integritas iman dan amal saleh di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....