Rahasia Tenang dengan Al-Qur’an dan Salat Menurut Ulama
- 30 Apr 2026 14:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Solo – Pesan mendalam disampaikan Ali bin Muhammad al-Habsyi, atau dikenal sebagai Sohibul Simtud Durar, tentang kondisi manusia yang masih merasa gelisah meski telah memiliki Al-Qur’an.
“Saya heran melihat orang yang merasa fakir dan gelisah, padahal dia memiliki Al-Qur’an,” ucapnya dalam sebuah nasihat yang kembali disampaikan oleh Muhammad Al Habsyi melalui YouTube, Kamis 30 April 2026.
Pesan tersebut menegaskan Al-Qur’an bukan sekadar kitab suci, tetapi juga sumber ketenangan dan petunjuk hidup bagi setiap Muslim.
Selain itu, manusia juga telah dianugerahi nikmat besar berupa kesehatan jasmani serta kemampuan membaca dan mendengarkan ayat-ayat suci. Nikmat ini seharusnya menjadi alasan untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Namun demikian, Habib Muhammad mengajak untuk melakukan introspeksi. Seberapa sering Al-Qur’an dibaca setelah bulan Ramadan berakhir? Apakah kebiasaan tersebut tetap terjaga, atau justru mulai ditinggalkan?
Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas salat. Ibadah ini bukan sekadar rutinitas harian, melainkan fondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim.
Salat, yang hanya memakan waktu sekitar lima hingga sepuluh menit, kerap dilakukan dengan terburu-buru tanpa kekhusyukan. Padahal, kualitas salat diyakini berpengaruh besar terhadap kualitas hidup sehari-hari.
Dalam setiap rakaat, umat Islam membaca Surah Al-Fatihah yang berisi pujian kepada Allah, permohonan pertolongan, serta doa agar diberi petunjuk ke jalan yang lurus.
Doa tersebut menjadi pengingat penting agar setiap aktivitas diawali dengan pujian, dilanjutkan dengan permohonan, lalu harapan yang sesuai dengan kehendak-Nya.
Di akhir tausiyah, ditekankan waktu salat yang relatif singkat justru menjadi penentu kualitas sepanjang hari. Salat yang khusyuk diyakini membawa ketenangan dan keberkahan, sedangkan salat yang dilakukan tergesa-gesa berpotensi membuat hati terasa gelisah.
Melalui pesan ini, umat Islam diajak untuk kembali menjadikan Al-Qur’an dan salat sebagai sumber utama ketenangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....