Fitnah Akhir Zaman, Ujian Keimanan yang Harus Disikapi dengan Ilmu dan Amal Saleh
- 02 Jun 2026 08:44 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pembahasan mengenai fitnah akhir zaman menjadi salah satu tema yang sering dikaji dalam Islam. Selain sebagai bagian dari tanda-tanda mendekatnya hari kiamat, fenomena tersebut juga menjadi pengingat bagi umat manusia untuk memperkuat iman dan meningkatkan kualitas amal saleh.
Ustaz KH. M. Khozin memaparkan, tanda-tanda akhir zaman terbagi menjadi dua, yaitu tanda-tanda kecil (ashghar) dan tanda-tanda besar (kubra). Berbagai tanda tersebut telah dijelaskan dalam Al-Qur'an maupun hadis Nabi Muhammad Saw sebagai peringatan agar manusia senantiasa berada di jalan yang benar.
Salah satu tanda kecil yang banyak dibahas para ulama adalah munculnya fitnah, tersebarnya kebodohan, serta berkurangnya pemahaman agama di tengah masyarakat. Kondisi ini dapat memicu kemerosotan moral dan meningkatnya berbagai bentuk kemaksiatan yang berdampak pada kehidupan sosial.
Selain itu, lemahnya amanah, rusaknya kepemimpinan, dan meningkatnya tindak kekerasan juga disebut sebagai bagian dari tanda-tanda akhir zaman. Fenomena tersebut menunjukkan pentingnya menjaga nilai-nilai keadilan, tanggung jawab, dan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat.
Ustaz Khozin menjelaskan, fitnah akhir zaman saat ini telah hadir dalam berbagai aspek kehidupan manusia. “Fitnah berada di sekitar kita dan datang dari berbagai arah kehidupan, sehingga umat Islam harus memiliki bekal ilmu yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai penyimpangan,” ujarnya di acara Mutiara Pagi RRI Samarinda, dikutip Selasa 2 Juni 2026.
Menurutnya, ilmu merupakan kunci utama dalam menghadapi berbagai ujian di akhir zaman. Dengan memperdalam pemahaman agama, umat Islam diharapkan mampu membedakan antara kebenaran dan kebatilan serta tetap istikamah dalam menjalankan ajaran Islam.
| Baca juga: Keteladanan Nabi Ibrahim dalam Kehidupan |
Ustaz Khozin juga mengingatkan masa depan yang sesungguhnya bukan hanya kehidupan dunia, melainkan kehidupan setelah kematian. Oleh karena itu, setiap aktivitas dan nikmat yang diperoleh di dunia hendaknya dijadikan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih kebahagiaan akhirat.
Selain menuntut ilmu, umat Islam dianjurkan untuk menjaga amal saleh secara konsisten meskipun sederhana. “Kebiasaan melaksanakan ibadah wajib, memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, serta menjaga kejujuran dalam perkataan dan perbuatan menjadi benteng penting dalam menghadapi fitnah yang semakin kompleks,” kata Ustaz Khozin.
Di tengah berbagai tantangan zaman, umat Islam juga diminta untuk tidak kehilangan harapan terhadap rahmat Allah SWT. Dengan memperkuat akidah, menjaga ukhuwah Islamiah, serta memperbanyak tobat dan introspeksi diri, setiap muslim diharapkan mampu menghadapi fitnah akhir zaman dengan hati yang tenang, penuh kesabaran, dan keyakinan yang kokoh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....