Makna Bismillah, Kunci Keberkahan dalam Setiap Aktivitas
- 22 Apr 2026 08:21 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Ayat pertama Surah Al-Fatihah adalah “Bismillahirrahmanirrahim” yang berarti “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” Kalimat ini menjadi pembuka dalam setiap kebaikan yang dilakukan umat Islam.
Dalam tausiyah yang disampaikan Guru Bakhiet, disebutkan Rasulullah SAW bersabda, setiap urusan penting yang tidak diawali dengan membaca bismillah akan terputus dari keberkahan.
Ia mencontohkan, membaca bismillah sebelum makan atau minum dapat menghadirkan keberkahan dalam rezeki yang dikonsumsi. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan membiasakan membaca bismillah dalam aktivitas sehari-hari.
“Siapa pun yang ingin hidupnya diberkahi dan wafat dalam keadaan husnul khatimah, hendaknya memulai setiap perbuatan baik dengan Bismillahirrahmanirrahim,” ujar Guru Bakhiet.
Dalam hadis lain disebutkan, ketika seorang hamba mengucapkan bismillah, Allah SWT memberikan perlindungan dan menjauhkannya dari siksa neraka serta mendekatkannya kepada surga.
Meski demikian, para ulama menjelaskan bahwa tidak semua perbuatan harus diawali dengan membaca bismillah. Dalam kajian fikih, hukum membaca bismillah terbagi dalam beberapa kategori, tergantung pada kondisi dan niat.
Pertama, membaca bismillah hukumnya wajib dalam salat, khususnya saat membaca Surah Al-Fatihah. Kedua, hukumnya sunah ketika hendak berwudu, mandi, makan, atau minum.
Selain itu, terdapat pula kebiasaan baik (ma’ruf) seperti membaca bismillah dalam aktivitas tertentu sebagai bentuk adab. Namun, membaca bismillah juga bisa menjadi haram apabila diucapkan saat hendak melakukan perbuatan yang dilarang, seperti maksiat.
Dengan demikian, hukum membaca bismillah dapat berubah menjadi wajib, sunah, mubah (ma’ruf), atau haram, bergantung pada konteks perbuatan yang dilakukan.
Saat hendak masuk ke toilet, umat Islam juga dianjurkan membaca doa, “Bismillah, Allahumma inni a’udzubika minal khubutsi wal khaba’is” yang bermakna permohonan perlindungan kepada Allah dari gangguan setan.
Dalam riwayat, Sayyidina Ali bin Abi Thalib menjelaskan bacaan bismillah dapat menjadi pelindung antara manusia dan gangguan setan, termasuk dalam menjaga aurat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....