Bulan Cinta Laut Dorong Target Indonesia Bebas Sampah Plastik 2040
- 18 Apr 2026 08:21 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Mengenal Bulan Cinta Laut (BCL) yang menjadi inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dalam mengatasi permasalahan sampah plastik di laut. Program ini mencakup pembersihan sampah plastik di laut hingga tahun 2040.
Hingga kini, sampah di laut masih menjadi sebuah ancaman nyata bagi pertumbuhan ekosistem biota di laut. Dilansir dari laman kkp.go.id, melalui Gerakan Partisipasi Nelayan atau Bulan Cinta Laut memiliki target Indonesia bebas sampah plastik di tahun 2040.
Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Ahli Muda di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur, Yuliana Nidyasari menjelaskan lebih lanjut seperti apa program yang digagas oleh pemerintah tersebut berdampak bagi masyarakat.
“Bulan Cinta Laut ini dilakukan satu tahun sekali. Kita boleh melakukan kegiatan termasuk gerakan bersih pantai. Dinas Kelautan dan Perikanan sudah lakukan dalam beberapa tahun ini,” ucapnya.
Dalam kesempatan menghadiri program SPADA (Selamat Pagi Teman Pro 2) bertema lingkungan hidup yang disiarkan di RRI Pro 2 Samarinda, ia menambahkan kegiatan lainnya yang dilakukan selama BCL berlangsung.
“Kemudian kalau Bulan Cinta Laut itu, kita mengajak nelayannya untuk melakukan pembersihan pada saat mereka melaut. Jika di daerah Gerakan Bersih Pantai itu yang dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan,” ucapnya dikutip Minggu 18 April 2026.
Selain itu, program ini juga menyasar ke anak-anak sekolah untuk meningkatkan edukasi terkait program mengatasi sampah di laut dengan melakukan edukasi. “Kita melakukan pembersihan sampah itu dimulai dari lingkungan sendiri,” katanya.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, anak-anak diajarkan untuk belajar memilah sampah, seperti sampah organik dan anorganik. Ia menambahkan bahwa sampah anorganik masih menjadi sampah yang susah terurai, contohnya seperti plastik.
Ia mengingatkan bahwa bahwa dalam menjaga dan mengatasi permasalahan sampah, terutama sampah plastik yang masih berada di laut bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tapi perlunya kolaborasi dari berbagai kalangan agar dapat mencapai target yang telah ditentukan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....