Refleksi Tauhid dalam Surah Al-Kafirun

  • 16 Apr 2026 12:11 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Surah Al-Kafirun tidak hanya berbicara tentang toleransi, tetapi juga menjadi refleksi mendalam tentang kemurnian tauhid dalam kehidupan seorang Muslim. Pesan utama surah ini adalah totalitas dalam menyembah Allah Swt tanpa mencampurkan dengan hal lain.

Dalam tausiyah di program Hikmah Pagi RRI Pro4 Samarinda, Ustaz Syarif Hidayatullah menegaskan ibadah bukan sekadar ritual, melainkan bentuk loyalitas total kepada Allah.

Ustaz Syarif menjelaskan bentuk penyembahan di masa kini tidak selalu berupa berhala fisik. Banyak manusia tanpa sadar menyembah hal lain seperti kekuasaan, uang, atau status sosial. Fenomena ini dianggap sebagai bentuk penyimpangan makna tauhid.

Realita ini terlihat dalam kehidupan sehari-hari, di mana seseorang lebih menghargai status sosial dibanding nilai kemanusiaan. Padahal dalam ajaran Islam, semua manusia setara dan yang membedakan hanyalah ketakwaan.

Surah Al-Kafirun mengingatkan seorang Muslim harus konsisten dalam keyakinannya, baik dalam aspek ibadah maupun sistem kehidupan. Tidak cukup hanya mengaku beriman, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku sehari-hari.

’’Masih banyaknya praktik yang bertentangan dengan nilai Islam, seperti korupsi, ketidakadilan, dan gaya hidup materialistis. Ini tanda bahwa kita belum sepenuhnya total dalam beribadah kepada Allah,’’ ujar Ustaz Syarif, dikutip Kamis 16 April 2026.

Menurutnya, solusi dari permasalahan tersebut adalah kembali kepada ajaran Al-Qur’an dan sunnah. Diharapkan akan lahir pribadi-pribadi yang berintegritas dan berakhlak mulia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....