Pentingnya Sanad dan Sosok Guru dalam Menuntut Ilmu
- 12 Apr 2026 16:51 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Menuntut ilmu dalam Islam bukan sekadar membaca buku atau mendengarkan ceramah secara acak, melainkan harus memperhatikan adab dan mata rantai ilmu (sanad).
Dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, Selasa, 31 Maret 2026, Ustaz Muhammad Khozin menegaskan, ilmu yang bersanad adalah pondasi untuk mendapatkan keberkahan dan kebenaran dari Rasulullah saw.
Ia mengibaratkan sanad seperti ijazah pendidikan yang memiliki urutan jenjang yang jelas. Tanpa sanad dan guru yang jelas, seseorang bisa terjebak dalam pemahaman yang salah atau bahkan menyesatkan. Ustaz Khozin menekankan, adab harus didahulukan sebelum seseorang mempelajari ilmu itu sendiri.
"Di dalam Islam itu kalau kita belajar itu kepada guru, kepada kiai, kepada ulama itu ilmunya harus bersanad. Bersanad itu artinya tembus ya sampai kepada nabi kita Nabi Muhammad saw," ujarnya.
Beberapa adab penting yang ia uraikan meliputi pelurusan niat, menghormati guru dengan tidak memotong pembicaraan, serta bersabar dalam menghadapi kesulitan belajar. Ustaz Khozin juga mengingatkan agar para pencari ilmu menjauhkan diri dari sifat sombong, karena kesombongan adalah awal dari kehancuran.
Menurutnya, keberkahan ilmu sangat bergantung pada bagaimana seorang murid memuliakan gurunya.
"Adab menuntut ilmu dalam agama Islam itu adalah pondasi utama untuk mendapatkan keberkahan yang didahulukan sebelum mempelajari ilmu itu sendiri. Niat semata-mata karena Allah Swt," katanya.
Ustaz Khozin menutup dengan doa agar ilmu yang diperoleh masyarakat menjadi ilmu yang bermanfaat dan membawa keselamatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....