Hilirisasi Kratom Jadi Strategi Baru Dongkrak PAD Kukar
- 31 Mar 2026 14:54 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Tenggarong: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mendorong hilirisasi kratom sebagai strategi baru dalam memperkuat perekonomian daerah. Langkah ini terlihat dari kunjungan Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin ke pabrik pengolahan dan ekspor kratom milik PT DJB Botanicals Indonesia di Tenggarong Seberang, Minggu 29 Maret 2026
Kunjungan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa komoditas kratom kini diposisikan sebagai alternatif unggulan di tengah menurunnya kontribusi sektor pertambangan mineral dan batu bara. Terlebih, regulasi terbaru melalui Permendag Nomor 20 dan 21 Tahun 2024 kembali membuka peluang ekspor kratom secara legal.
Dalam peninjauan itu, Rendi Solihin melihat langsung proses hilirisasi mulai dari pengolahan hingga ekstraksi daun kratom. Ia menilai keberadaan industri pengolahan lokal menjadi kunci dalam meningkatkan nilai tambah komoditas, sekaligus memperkuat daya saing di pasar ekspor.
“Ini bukan hanya soal ekspor, tetapi bagaimana kita memastikan nilai ekonomi kratom dinikmati langsung oleh petani dan masyarakat lokal,” ujar Rendi.
Menurutnya, hilirisasi juga menjadi solusi untuk memutus rantai distribusi panjang yang selama ini kerap merugikan petani. Dengan adanya pabrik di daerah, harga komoditas di tingkat petani diharapkan lebih stabil dan adil.
Pemkab Kukar pun tengah menyiapkan langkah lanjutan berupa penyusunan Peraturan Daerah (Perda) bersama DPRD. Regulasi ini ditujukan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan bagi petani kratom yang tersebar di wilayah hulu seperti Kota Bangun, Muara Wis, Muara Muntai, Kenohan hingga Kembang Janggut.
Selain fokus pada sektor industri, kunjungan ini juga dirangkai dengan kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Wabup menyerahkan bantuan alat ibadah ke Musholla Nurul Huda serta meninjau kawasan UMKM Podjok Kuliner di Tenggarong Seberang.
Langkah terpadu ini menunjukkan bahwa pengembangan kratom tidak hanya dilihat sebagai komoditas ekspor semata, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....