Toko Sigap dan Distribusi Diperkuat Jaga Stok Pangan
- 12 Feb 2026 11:29 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah daerah di Kalimantan Timur menyiapkan langkah terpadu untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di tingkat pasar. Fokus kebijakan tidak hanya pada pemantauan harga, tetapi juga pembenahan sistem distribusi dan intervensi ketika terjadi lonjakan.
Pengawasan dilakukan lintas sektor dengan melibatkan Satgas Pangan, dinas perdagangan, serta pemerintah kabupaten dan kota. Pendekatan ini diarahkan agar kondisi di lapangan dapat terpantau cepat, terutama pada komoditas yang paling sering memicu inflasi.
Analis Perdagangan Ahli Pertama DPPKUKM Kaltim, Arie Priyono, menjelaskan pemerintah kini mengedepankan pemantauan berbasis data harian. Hasil pemantauan tersebut menjadi dasar pengambilan keputusan intervensi di pasar.
“Data harga yang masuk setiap hari menjadi acuan kami menentukan langkah, termasuk saat perlu dilakukan operasi pasar atau intervensi distribusi,” ujarnya kepada rri.co.id, Kamis 12 Februari 2026.
Selain pemantauan, pemerintah juga menyiapkan program pasar murah di sejumlah titik dengan mempertimbangkan wilayah yang mengalami tekanan harga. Skema ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok rentan.
“Pasar murah disiapkan sebagai respons cepat ketika harga mulai bergerak naik, sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” ucap Arie.
Di sisi distribusi, pemerintah mendorong pembentukan toko sigap yang berfungsi sebagai simpul pasokan alternatif. Keberadaan unit ini ditujukan untuk memperpendek rantai distribusi dan memastikan barang tetap tersedia di tingkat masyarakat.
Pemerintah provinsi juga mematangkan rencana pembangunan pusat distribusi regional untuk memperkuat logistik pangan. Fasilitas tersebut diharapkan mampu mengurangi kesenjangan pasokan antarwilayah sekaligus menjaga kestabilan harga di pasar.
Upaya pengendalian harga dinilai memerlukan konsistensi serta koordinasi berkelanjutan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dengan strategi tersebut, stabilitas pasokan dan harga diharapkan tetap terjaga di tengah dinamika kebutuhan yang terus meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....